Satu Korban Baru Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Dokter Persada Hospital Malang

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

22 Apr 2025 12:41

Thumbnail Satu Korban Baru Laporkan Dugaan Pelecehan Seksual oleh Oknum Dokter Persada Hospital Malang
Tim LBH Surabaya Pos Malang saat melakukan pelaporan kasus dugaan seksual diungkapkan oleh dokter RS ​​Persada Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG Korban membayangkan sesuatu yang diduga dilakukan oknum dokter RS ​​Persada bertambah. Setelah korban berinisial A Didampingi dengan LBH Surabaya Pos Malang,melaporkan kejadian yang dialaminya kepada Polresta Malang Kota, Selasa, 22 April 2025. 

Tim pendamping, Tri Eva Oktaviani menjelaskan korban mengalami dugaan mengungkapkan fisik oleh pelaku yang beberapa waktu lalu telah melaporkan korban lainnya, yakni Q. Kini A telah berada di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk menjalani proses pengaduan. 

“Korban ini mengalami dugaan berdiskusi secara seksual oleh oknum dokter yang sebelumnya sempat viral dan sudah ditangani oleh rekan sesama advokat juga. Ini kami berusaha untuk mendampingi dan sekarang korban sudah ada di unit PPA Polresta Malang Kota untuk tahap pengaduan,” ujar Tri Eva.

Eva menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada tahun 2023 ketika korban berada di IGD RS Persada. Saat itu imun korban sedang turun karena kelelahan merawat anaknya. 

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel

Berdasarkan keterangan, korban mendapatkan pengungkapan seksi seksi berupa sentuhan pada area vital. Diduga dokter tersebut tidak melakukan pemeriksaan sesuai dengan SOP yang ada. 

Jadi modusnya ini langsung menyentuh di area vital. Tidak disuruh membuka baju seperti korban sebelumnya, tapi langsung masuk menyentuh, katanya. 

Tak hanya itu, dokter tersebut juga tidak meminta izin terlebih dahulu ketika hendak memeriksa anggota tubuh intim korban. Ketika melakukan pemeriksaan pun, pelaku tidak didampingi dengan perawat maupun asisten. 

"Pada saat itu kondisi korban ada di IGD juga. Kemudian memang tidak didampingi perawat, tirai dalam kondisi tertutup rapat sehingga memungkinkan orang lain tidak bisa melihatnya," lanjutnya. 

Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang

Saat ini tim pendaming korban tidak dapat membawa barang bukti berupa rekaman medis. Eva menjelaskan bahwa dari Persada Hospital enggan untuk memberikan rekam medis korban. 

Tak hanya itu ketika kesimpulannya menjelaskan secara seksi yang dilakukan oleh dokter tersebut viral di media sosial, A langsung melakukan konfirmasi langsung ke rumah sakit. 

Jadi ketika mengetahui oknumnya adalah dokter yang sama, dari pihak RS juga sudah meminta maaf. Posisi korban sekarang ini ketrigger secara paikologis apalagi adanya korban yang mengadu duluan dan itu dokter yang sama, jelasnya. 

Korban pun semat menangis ketika mendengar nama maupun ketika melihat foto dokter tersebut tersebar di media sosial. 

“Kami berusaha menjelaskan dengan psikologi klinis jaringan kami untuk kami rekomendasikan ke kepolisian.Supaya ada penanganan psikologis,” tutupnya.

Diberitakan Ketik.co.id sebelumnya, kasus dugaan terungkap yang dialami seorang perempuan oleh oknum dokter di Persada Hospital Malang. Pihak rumah sakit menyatakan telah menonaktifkan oknum dokter yang diduga terlibat tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Hari Bumi, Baznas Blitar Salurkan Bantuan dan Tanam Matoa di Wonodadi

Baca Selanjutnya

Pabrik Krupuk di Jember Terbakar, Petugas Damkar Tersengat Listrik dan Hampir Tertimpa Atap Plafon

Tags:

Dugaan Pelecehan seksual Pelecehan Seksual oleh Dokter Persada Hospital Kota Malang Korban Pelecehan Seksual Dokter

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar