Satgas Pemberantasan Premanisme Kabupaten Bandung Resmi Terbentuk

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

27 Mar 2025 19:56

Thumbnail Satgas Pemberantasan Premanisme Kabupaten Bandung Resmi Terbentuk
Wabup Bandung Ali Syakieb saat Apel Kesiapsiagaan Satgas Pemberantasan Premanisme, di Gedung M Toha, Kamis (27/3/25).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Pemkab Bandung resmi membentuk Satgas Pemberantasan Premanisme, yang ditandai dengan Apel Kesiapsiagaan Satgas Pemberantasan Premanisme, di Gedung M Toha, Kamis (27/3/2025).

Terbentuknya Satgas Pemberantasan Premanisme ini menindaklanjuti arahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait dengan pembentukan SK Satgas Pemberantasan Premanisme, sesuai dengan SK Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi tanggal 24 Maret Nomor 300 Tahun 2025.

Wabup Bandung Ali Syakieb mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna saat memimpin apel mengungkapkan, terbentuknya Satgas Pemberantasan Premanisme Jabar dilatarbekangi oleh Operasi Jabar Manunggal yang digagas oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, untuk memberantas premanisme dan menciptakan kondisi keamanan dan kondusifitas di Jaw Barat.

"Operasi Manunggal ini ini menargetkan kelompok-kelompok kriminal, seperti geng motor dan jaringan preman yang sering melakukan tindakan pemerasan, pungutan liar, serta gangguan terhadap masyarakat dan investasi secara terkoordinasi dan terintegrasi," kata Wabup Bandung dalam sambutannya.

Baca Juga:
Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Kemudian, Pemkab Bandung telah menindaklanjuti Surat Gubernur Jabar Nomor 2337/Ar.06.04/Pemotda tanggal 21 Maret 2025, melalui beberapa tahapan pembahasan. Maka telah ditetapkan Keputusan Bupati Bandung Nomor 300.1/KEP.205-SATPOLPP/2025 tentang pembentukan Satgas Pemberantasan Premanisme di wilayah Kabupaten Bandung.

Keputusan pembentukan satgas ini didasarkan pada pentingnya menjaga ketertiban sebagai fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung.

"Satgas ini bertugas untuk melakukan penindakan terhadap aksi kriminal seperti pemerasan, intimidasi, dan pungutan liar yang menghambat investasi serta mengganggu stabilitas sosial," tandas wabup.

Selain itu, imbuh Ali, satgas juga menjalankan pendekatan preventif melalui sosialisasi dan pembinaan terhadap kelompok-kelompok yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, agar beralih ke kegiatan yang lebih produktif.

Baca Juga:
Ali Syakieb Kagum, Inovasi Pemuda Kabupaten Bandung Dinilai Mampu Jawab Masalah Daerah

"Keberhasilan satgas ini diukur dari berbagai indikator, termasuk penurunan angka kriminalitas, meningkatnya rasa aman di masyarakat, serta bertambahnya daya tarik Jawa Barat sebagai tujuan investasi," jelas Ali.

Dengan lingkungan yang lebih kondusif, diharapkan para investor semakin percaya untuk menanamkan modalnya, sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, melalui sinergi antara OPD terkait, TNI/Polri, kejaksaan, pengadilan, dan intelijen daerah.

Menurut Ali Syakieb, operasi ini tidak hanya bersifat represif, tetapi juga berorientasi pada upaya pencegahan jangka panjang.

"Dengan demikian, satgas pemberantasan premanisme menjadi tonggak penting dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan di Jawa Barat umumnya dan khususnya di Kabupaten Bandung," terang Ali.(*)

Baca Sebelumnya

Update, Penumpang KAI Daop 8 Surabaya Kamis 27 Maret 2025 Capai 44 Ribu Pelanggan

Baca Selanjutnya

Hadir Lagi! Kontes Swara Bintang Siap Cari Suara Dangdut untuk Bintang Muda Indonesia

Tags:

wabup bandung ali syakieb Premanisme satgas pemberantasan premanisme PEMKAB BANDUNG

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar