KETIK, MALANG – Ribuan peserta yang tergabung dalam event Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 tampak menyerbu posko Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur.
Senyum peserta semakin merekah karena mendapatkan fasilitas makan minum gratis dari posko DLH Jatim.
"Seneng banget! Kami bisa rame-rame menikmati makan minum gratis dan bisa memilih sesuai keinginan kami. Tadi saya ambil mie instan dan kopi," kata Tiara Amelia, peserta PPSN dari kontingen Ponpes An Nur 3 Bululawang, Malang.
Kepala DLH Jatim, Nurkholis, menjelaskan bahwa Pemprov Jatim mendukung terlaksananya PPSN 2026. Membuka posko ini, kata Nurkholis, sebagai wujud dukungan logistik kepada peserta yang membutuhkan makan dan minum. Meskipun panitia sudah menyiapkan, tapi kebutuhan mie instan, kopi dan teh tetap disajikan.
"Kami dari Pemprov Jatim mendukung kegiatan ini. Terutama dari Dinas Lingkungan Hidup. DLH sebenarnya utamanya pada kebersihan. Tapi kami melihat ternyata adik-adik Pramuka kalau sore dan malam pasti butuh makan dan minum," ujarnya.
Baca Juga:
Pramuka Jatim Berangkat ke PPSN VI, Kakanwil Kemenag Jatim Minta Santri Semangat Ikuti Semua AktivitasPosko DLH Jatim menyiapkan 1000 cup untuk peserta. Tidak ada syarat khusus. Peserta bisa mengambil mie instan dan minuman sepuasnya selagi stok masih tersedia.
"Kami buka sampai malam karena kami lihat banyak adik-adik lapar ketika malam. Dan itu rame banget," tutur Nurkholis.
"Kalau habis nanti kami isi lagi. Ada minuman teh kopi. Stok di tenda kan juga terbatas. Kami support," imbuhnya.
Baca Juga:
Dilepas Gubernur Khofifah, 64 Pramuka Santri Jatim Meluncur ke Kabupaten Malang Ikuti PPSN 2026Kegiatan PPSN 2026 ini berlangsung mulai 30 September 2026 hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Kegiatan yang mengusung tema Ekoteologi (merawat bumi dan lingkungan sebagai wujud keberagamaan yang nyata) dengan tagline "Membentuk Karakter, Merawat Lingkungan, Meneguhkan Kebangsaan, dan Berdaya Saing Global" ini diikuti oleh 4.524 pramuka santri dari seluruh penjuru Indonesia. (*)