Santer Kabar Penarikan Penarikan Vaksin AstraZeneca, Ini Analisis Sosiolog Kesehatan Unair

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin

14 Mei 2024 12:20

Thumbnail Santer Kabar Penarikan Penarikan Vaksin AstraZeneca, Ini Analisis Sosiolog Kesehatan Unair
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Adanya efek samping dari vaksi  AstraZeneca yang menyebapkan pengentalan darah, maka dari itu terdengar kabar penarikan vaksin AstraZeneca memicu pro dan kontra di kalangan masyarakat.

Penarikan vaksin AstraZeneca secara sporadis berdampak pada kepercayaan publik terhadap program vaksinasi nasional.

Kejadian ini menimbulkan keraguan terkait keamanan dan efektivitas vaksin serta kekhawatiran untuk mengikuti program vaksinasi selanjutnya.

Sosiolog Unair, Dr Septi Ariadi Drs MA sekaligus penggiat keilmuan Sosiologi Kesehatan membagikan pandangannya. Septi mengungkapkan bahwa, kabar penarikan vaksin AstraZeneca sebenarnya sudah beredar sejak lama, tetapi menjadi topik hangat saat ini.

Baca Juga:
Heboh Efek Samping Vaksin AstraZeneca,  Berikut Penjelasan Epidemiolog Unair

“Penarikan vaksin tersebut bukan tanpa alasan, tentu saja ada banyak faktor yang melatarbelakanginya. Namun, cara pemerintah yang terkesan sporadis dalam menyampaikan informasi dan melakukan penarikan dapat memicu kecemasan publik,” ujarnya Selasa, (14/5/2024).

Selain itu, isu itu membawa dampak cukup signifikan kepada mereka yang memiliki pengalaman positif dengan AstraZeneca serta kalangan kelas bawah. Meskipun kasus Covid-19 menunjukkan penurunan, penarikan tersebut menyebabkan kecemasan dan kekhawatiran.

Terutama bagi mereka yang telah merasakan manfaat AstraZeneca, khususnya yang belum menyelesaikan vaksinasi lanjutan.

Di sisi lain, masyarakat kelas bawah dengan segala keterbatasan terhadap sumber daya kesehatan akan semakin termarjinalisasi.

“Penarikan vaksin dapat memperburuk situasi dan mempersulit mereka untuk mendapatkan perlindungan yang memadai dari Covid-19,” sambung Septi.

Kendati demikian, tak tertutup kemungkinan respons ketakutan terhadap efek samping AstraZeneca dirasakan oleh sebagian besar pihak.

Walaupun para ahli dan otoritas kesehatan telah menekankan bahwa, risiko efek samping serius dari vaksin AstraZeneca masih tergolong rendah, beberapa individu tetap merasa khawatir terhadap kemungkinan terkena komplikasi yang jarang terjadi.

Oleh karena itu, Septi menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memberikan penjelasan yang akurat, transparans, dan komprehensif mengenai alasan penarikan vaksin AstraZeneca.

Komunikasi secara efektif mampu mengurangi kekhawatiran publik serta membangun kepercayaan terhadap program vaksinasi nasional.

“Pemerintah harus terbuka kepada publik. Mulai apa efek samping AstraZeneca, bagaimana efektivitasnya, apa kegunaannya, apa dampak minimal yang ditimbulkan. Semuanya harus disosialisasikan. Tidak hanya bersinergi dengan tenaga kesehatan, tetapi juga media massa,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Musrenbang RJPD 2025-2045, Bupati Bandung Tekankan Pembangunan Berkelanjutan

Baca Selanjutnya

Alhamdulillah, Pencari Rumput asal Lamongan Naik Haji Bersama Istri

Tags:

AstraZeneca vaksin AstraZeneca penarikan vaksin AstraZeneca Sosiolog Unair efek penarikan vaksin Dr Septi Ariadi Drs MA

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar