Sandiaga Uno Singgung Posisi Jamu dalam Penguatan Wellness Tourism

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

13 Sep 2023 08:42

Thumbnail Sandiaga Uno Singgung Posisi Jamu dalam Penguatan Wellness Tourism
Sandiaga Uno saat menghadiri acara Seminar Nasional dan Expo Jamu di Universitas Brawijaya secara daring. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Pemerintah Indonesia tengah serius mengembangkan potensi wisata kebugaran atau wellness tourism. Salah satunya terkait jamu tradisional. Hal tersebut disinggung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat menghadiri Seminar dan Expo Jamu di Universitas Brawijaya secara daring, Rabu (13/9/2023).

Menurut Sandi, pemerintah saat ini dalam tahap menjadikan Indonesia sebagai destinasi wellness tourism yang dapat bersaing secara global.

"Wellness tourism kita, bertujuan menjadikan Indonesia sebagai salah satu destinasi berskala global. Selain itu sebagai penghasil produk-produk dari wellness, salah satunya jamu. Sehingga dapat bersaing secara global," ungkapnya.

Saat ini Indonesia tengah menunggu keputusan dari UNESCO terkait penetapan jamu sebagai warisan budaya tak benda. Jika pengajuan tersebut tercapai, semakin memperkuat posisi jamu untuk menjadi salah satu kekuatan yang diandalkan dalam memajukan wellness tourism.

Baca Juga:
Eks Bupati Sleman Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Perkara Korupsi Dana Hibah Pariwisata

"Mungkin India punya yoga, kalau kita produk herbal seperti jamu menjadi unggulan. Indonesia telah mendapatkan pengakuan dan menunggu penetapan sebagai warisan budaya tak benda dari UNESCO untuk jamu. Semoga November 2023 nanti kita bisa dapatkan hasil yang optimal," seru Sandi.

Sandi berpesan kepada pemerintah daerah dapat memperkuat pelestarian dan saintifikasi jamu yang ada di Jawa Timur. Mulai dari inovasi, adaptasi, dan kolaborasi harus dijadikan acuan membumikan jamu baik di kalangan remaja, orang tua, regional hingga internasional.

"Jamu harus mengikuti tren terkini, dapat terdigitalisasi, dan bagaimana pelestarian jamu dapat melibatkan semua pihak," serunya.

Melalui situs resmi Kemenparekraf, terdapat lima rekomendasi untuk destinasi wellness tourism di Indonesia. Di antaranya Pura Mangkunegaran yang ada di Solo, The Yoga Barn di Ubud Bali, Rumah Atsiri di Karang Anyar, Pabrik Jamu Sido Muncul Semarang, dan Nurkadhatyan Spa Ambarukmo Yogyakarta.

Baca Juga:
Jadi Pilar Perekonomian Masa Depan, Kota Kediri Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Hal yang ditonjolkan dalam konsep wellness tourism ialah kesehatan dan kebugaran tubuh. 

"Ekosistem wellness tourism Indonesia terdiri dari kebijakan, industri pendukung, sumber daya, dan sebagainya. Masing-masing memiliki spektrum yang perlu kita kolaborasikan. Jadi ekosistem ini harus kita kembangkan dengan konsep kolaborasi 360 derajat," lanjutnya. (*)

Baca Sebelumnya

Penerapan Bioteknologi Mampu Dongkrak Produktivitas Jagung Hibrida Hingga 10 Persen

Baca Selanjutnya

Pilkades Ngujung Magetan Diwarnai Alat Pemindai Ngadat hingga Absensi Manual, Begini Penjelasan DPMD

Tags:

Sandiaga Uno Kemenparekraf Wellness Tourism Wisata Kebugaran JAMU Menparekraf

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H