Sampah Tuntas di Tempat, Bupati Bandung Resmikan Operasional TPS3R

Editor: Akhmad Sugriwa

23 Mei 2023 15:56

Thumbnail Sampah Tuntas di Tempat, Bupati Bandung Resmikan Operasional TPS3R
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan TPS3R di Desa Cangkuang Wetan,Kec Dayeuhkolot, Kab Bandung, Selasa (23/4/23). (Foto:Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna meresmikan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) Tanginas Bedas, di Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa (23/5/2023).

TPS3R yang berdiri di atas lahan 300 m2 ini berkat kerjasama Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) bersama sejumlah unsur di tingkat kecamatan dan desa setempat.

Dalam pengoperasiannya TPS3R ini juga bekerjasama dengan Satgas Citarum Harum dan pengusaha dalam pengadaan sarana dan prasarana pengolahan sampah.

"TPS3R Tanginas Bedas ini memiliki mesin olah runtah atau disingkat Motah berupa insenerator untuk membakar sampah dengan bahan bakarnya pun dari sampah seperti sampah kayu dan kertas," kata Bupati Bandung.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Bupati menyebut Motah Tanginas Bedas ini dijadikan pilot project atau role model dalam pengelolan sampah tanpa TPA (Tempat Pembuangan Akhir), yang nantinya akan disebar ke seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung. 

"Saya melihat kekompakan warga di Desa Cangkuang Wetan ini sangat luar biasa. Warganya yang sangat inovatif dalam pengolahan sampah," kata Dadang Supriatna. 

Menurut Dadang, sistem pengelolaan TPS3R ini selaras dengan program kampung Bedas, yaitu kampung bersih dan sehat. 

"Makanya, ke depan saya dari pemerintah daerah wajib memberikan bantuan mesin olah sampah atau mesin olah runtah," tandasnya.

Baca Juga:
Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dadang pun berencana untuk memberikan bantuan mesin pencacah sampah plastik untuk masyarakat Desa Cangkuang Wetan, seperti yang diharapkan salah seorang tokoh masyarakat setempat. 

"Dengan adanya bantuan mesin pencacah plastik, diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Cangkuang, karena dari sampah atau limbah plastik ini bisa menjadi bernilai ekonomis," kata dia.

Foto Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan TPS3R di Desa Cangkuang Wetan,Kec Dayeuhkolot, Kab Bandung, Selasa (23/4/23). (Foto:Iwa/Ketik.co.id)Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meresmikan TPS3R di Desa Cangkuang Wetan,Kec Dayeuhkolot, Kab Bandung, Selasa (23/4/23). (Foto:Iwa/Ketik.co.id)

Ia berharap dengan adanya sistem pengelolaan TPS3R ini untuk menangani sampah rumah tangga, tidak lagi dibuang ke TPAS (tempat pembuangan akhir sampah).

"Impian saya, dengan adanya TPS3R ini, sebanyak 1.200 ton per hari sampah yang dihasilkan di Kabupaten Bandung, tidak lagi memerlukan TPA. Cukup ditangani dengan sistem pengelolaan TPS3R ini. Saya berharap TPS3R ini diterapkan di desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bandung. TPS3R di Desa Cangkuang Wetan ini bisa menjadi contoh desa lainnya," kata Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang DPUTR Kabupaten Bandung  Zeis Zultaqawa menyatakan, sistem pengelolaan TPS3R di Desa Cangkuang Wetan ini  berkapasitas 1 ton sampah dalam 1 jam. 

"Mesin Olah Sampah yang disebut Motah ini untuk menangani populasi sampah yang dihasilkan masyarakat di Desa Cangkuang Wetan," kata Zeis.

Ia menyebut penanganan pengangkutan sampah rumah tangga ke TPS kemudian ke TPA baru sebanyak 350 ton per hari, sehingga masih ada sisa sekitar 850-900 ton lagi sampah setiap harinya yang masih ada di masyarakat.

Menurut Zeis, pengelolaan sampah melalui TPS3R ini salah satu solusi untuk mengurangi sampah dibuang ke TPS kemudian diangkut ke TPA. Pengelolaan sampah di TPS3R ini memiliki nilai ekonomi  dan masyarakat yang ada di Desa Cangkuang Wetan tidak perlu lagi membuang sampah ke TPA. "Cukup selesai di TPS3R ini," tandasnya. 

Zeis mengatakan Motah TPS3R merupakan salah satu solusi pentingnya menjaga lingkungan sekitar. 

"Bahkan dengan adanya Motah ini, saat ini  TPS3R malah kekurangan sampah. Karena sampah yang dikirim bisa cepat habis dan dikelola di TPS3R. Ini bisa jadi contoh untuk diterapkan di desa lain," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep Kusmiadi menyatakan dengan adanya TPS3R ini, persoalan penanganan sampah di desanya bisa tuntas. 

"Dengan adanya TPS3R ini, sampah yang dihasilkan di Desa Cangkuang Wetan tuntas dan beres. Mesin olah runtah ini bisa mengelola 400-500 kg per jam, bahkan bisa mencapai 1 ton," kata Asep. (*)

Baca Sebelumnya

Menteri LHK Bangga Perhutanan Sosial, Ini Tanggapannya

Baca Selanjutnya

Diminta Temui Pelanggan Delta Tirta yang Kecewa, Direktur Pelayanan: Siap!

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA sampah tps3r DPUTR Kabupaten Bandung PEMKAB BANDUNG

Berita lainnya oleh Akhmad Sugriwa

Tak Ingin Bebani Neneknya dengan Sekolah, Sandra Jadi Anak Angkat Polresta Bandung

31 Januari 2025 19:49

Tak Ingin Bebani Neneknya dengan Sekolah, Sandra Jadi Anak Angkat Polresta Bandung

Jalan Panjang Menuju Rakyat Sejahtera Harus Diupayakan

2 Januari 2025 19:00

Jalan Panjang Menuju Rakyat Sejahtera Harus Diupayakan

Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Asep Jamaludin  Wafat, Bupati Bandung Sangat Kehilangan

23 November 2023 13:30

Ketua PCNU Kabupaten Bandung KH Asep Jamaludin  Wafat, Bupati Bandung Sangat Kehilangan

Jalan Sehat Harlah ke-25 PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal: Pemilu Hak Konstitusi Warga

7 Oktober 2023 09:29

Jalan Sehat Harlah ke-25 PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal: Pemilu Hak Konstitusi Warga

Bupati Bandung Launching Buku Karya Tulisnya: Pancasila dan Kewarganegaraan

7 Agustus 2023 08:59

Bupati Bandung Launching Buku Karya Tulisnya: Pancasila dan Kewarganegaraan

Ini Harapan Bupati Bandung kepada Polri di Hari Bhayangkara ke-77

1 Juli 2023 05:11

Ini Harapan Bupati Bandung kepada Polri di Hari Bhayangkara ke-77

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar