Sampah jadi Cuan, Cerita Misgiman Tukang Angkut Sampah di Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

15 Mar 2025 13:33

Thumbnail Sampah jadi Cuan, Cerita Misgiman Tukang Angkut Sampah di Pacitan
Pengangkut Sampah, Misgiman saat beredar ke Rumah-rumah warga setempat untuk bertugas pembersihan, Sabtu, 15 Maret 2025. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Sepuluh tahun sudah Misgiman (61) bekerja sebagai pengangkut sampah.

Usia yang sudah lanjut tak menghentikan semangat warga Lingkungan Pucangsewu, Kelurahan Pacitan, Kabupaten Pacitan itu untuk mencari nafkah.

Setiap dua hari sekali sejak tahun 2015, Misgiman bekerja mengangkut sampah rumah tangga di rumah-rumah warga setempat.

Ia memulai hari lebih pagi dibanding matahari, yakni pukul 04.00 WIB.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Bermodalkan gerobak sampah berwarna biru kuning pemberian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan, dia berkeliling mengambil sampah dari tempat sampah yang diletakkan warga di depan rumah masing-masing.

Dalam pengangkutannya, Misgiman bisa memperoleh sampah sebanyak dua gerobak. Pun, ia butuh dua kali angkut untuk dirinya menyelesaikan tugas. Dengan wilayah sebanyak 70 rumah/KK di dua RT.

Ia lanjut, membuang sampah pada tempatnya.

"Sampah selanjutnya saya buang ke PDU Sampah Lingkungan Craken Kulon, Sumberharjo," bebernya kepada Ketik.co.id, Sabtu, 15 Maret 2024.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Misgiman mengaku sudah terbiasa melihat atau menghirup bau dari benda-benda tak sedap hasil sampah rumah tangga. Menurutnya, sampah bukan hal yang menjijikkan.

Foto p

Dulu, sebelum adanya Misgiman, warga seenaknya menumpuk sampah. Apabila kemarau tumpukan sampah menggunung membuat bau dan pemandangan tak sedap.

"Sampah-sampah itu kadang dibiarkan mengalir di selokan hingga membuat aliran air mampet," ucapnya.

Sejak berjalannya aktivitas yang dilakukan Misgiman pemandangan tidak sedap itu sudah tak terlihat lagi. Saat itulah dia dinobatkan secara tidak langsung sebagai petugas kebersihan lingkungan oleh warga setempat.

Sambil memilah sampah, Misgiman juga bercerita soal penghasilannya.

Sebagai pengangkut sampah, Misgiman dibayar berlangganan oleh warga sekitar melalui pihak RT. Kata dia, satu rumah warga yang sampahnya ia angkut wajib membayar Rp35 ribu per bulan.

Sementara, Misgiman diberikan upah sebesar Rp1 juta 50 ribu rupiah.

"Saya tidak sendiri, ada tiga pengangkut sampah di lingkungan sini. Bagi kami sampah adalah berkah," ucapnya.

Dari hasilnya itu, Misgiman mengaku sangat bersyukur. Uang yang dia terima dari hasil mengangkut sampah itu bisa untuk menghidupi keluarganya.

"Alhamdulillah, bisa diberikan upah serta berbakti bagi alam dan lingkungan Pacitan," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

15 Hari Puasa Ramadhan dan Keutamaannya

Baca Selanjutnya

Jajaki Kerja Sama dengan Dubes Spanyol, Pemkab Jepara Bahas Peluang Investasi dan Ekspor

Tags:

pacitan Sosok

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar