KETIK, TERNATE – Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan melakukan kunjungan ke Provinsi Maluku Utara (Malut) tepatnya ke Kota Ternate, pada Sabtu (27/01/2024).
Saat di Ternate, Anies bersilaturahmi dengan Sultan Ternate ke-49, Hidayat M. Syah. Menurutnya ini adalah sebuah kehormatan karena ia datang ke sebuah Kesultanan yang menjadi legenda di Nusantara.
Anies menyatakan, kesultanan ini memiliki adat, tradisi yang mengakar kuat, jadi dirinya datang untuk memberikan rasa hormat, menyampaikan penghormatan dan berharap agar Kesultanan Ternate terus menjadi pilar penopang bagi kekuatan kebudayaan Indonesia, kekuatan persatuan Indonesia.
"Jadi ini adalah sebuah perjalanan kultural sekaligus juga pesan bahwa di tanah ini sudah ada kemakmuran, sudah ada kesejahteraan, dan telah ada jangkauan dunia yang amat panjang," ujarnya.
Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat LegalDirinya sangat berharap, mudah-mudahan dengan perubahan yang akan segera terlaksana dan dapat mengembalikan tempat ini menjadi lokasi yang memberikan kemajuan.
"Sebuah kehormatan pula bagi kami yang disambut dengan prosesi adat Joko Kaha. Sebuah ungkapan selamat datang dengan membilas kaki dengan air sentosa dan membersihkan dengan rumput fartagu," imbuhnya.
Ia juga mengungkapkan rasa bahagianya bisa sampai di Ternate dan bertemu dengan masyarakat yang antusias menyambut perubahan.
Anies bercerita, bahwa 14 tahun yang lalu ia hadir di Ternate bersama Indonesia mengajar untuk mengirim guru-guru ke pulau-pulau terpencil.
Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan"Di sana anak-anaknya cerdas dan punya kemampuan karena makan ikan namun mereka tak punya kesempatan," ungkapnya menuturkan.
Kata Dia, Insya Allah ke depan, pihaknya akan melanjutkan ikhtiar perubahan ini. Meneruskan perjuangan untuk menghadirkan kesetaraan dan keadilan bagi semua.
"Dalam artian kesetaraan dalam banyak hal terutama bagi hasil atas kekayaan alam yang ada di Ternate," tandasnya. (*)