Rusaknya Grahadi dan Polsek Tegalsari, Pengamat: Melukai Identitas Sejarah Kota

Jurnalis: Rina Dwi
Editor: Aziz Mahrizal

7 Sep 2025 12:12

Thumbnail Rusaknya Grahadi dan Polsek Tegalsari, Pengamat: Melukai Identitas Sejarah Kota
Kerusakan Bangunan Cagar Budaya Polsek Tegalsari, Surabaya. (Foto: Fitra/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Kerusuhan yang terjadi di Surabaya pada Sabtu, 30 Agustus 2025, menyisakan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas umum, termasuk dua bangunan cagar budaya (BCB), yaitu Gedung Grahadi dan Polsek Tegalsari.

Pengamat cagar budaya, Freddy H. Istanto, menyayangkan insiden ini. Menurutnya, kerusakan pada kedua bangunan bersejarah itu melukai identitas sejarah Kota Surabaya.

“Sangat disayangkan, BCB menjadi korban keberingasan massa,” ujarnya, Minggu, 7 Agustus 2025.

Freddy menjelaskan, Gedung Grahadi yang merupakan peninggalan kolonial abad ke-18 dan ikon pemerintahan Jawa Timur, mengalami kerusakan di bagian sayap baratnya. Sementara itu, Polsek Tegalsari yang telah berdiri sejak era Hindia Belanda, juga menjadi sasaran perusakan.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Tindakan perusakan infrastruktur kota saja sudah merupakan tindakan kriminal, apalagi jika yang menjadi sasaran adalah cagar budaya," tegas Freddy.

Kerusakan pada pintu, kaca, dan dinding kedua bangunan ini dinilai tidak hanya merusak fisik, tetapi juga menghilangkan jejak panjang sejarah Kota Surabaya. Freddy berharap, perbaikan dapat segera dilakukan dan kedua bangunan tersebut bisa kembali seperti kondisi aslinya. 

"Mudah-mudahan masih ada arsip atau dokumentasi gambar teknisnya, juga bahan bangunan yang sama atau mirip dengan aslinya,” harap Freddy.

Lebih lanjut, Freddy menambahkan, perbaikan harus diawali dengan investigasi mendalam. Untuk penanganan kriminalitas, pihak kepolisian akan turun tangan. Namun, untuk urusan cagar budaya, diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak seperti Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar), Balai Arkeologi, serta pihak terkait di Trowulan.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

“Harusnya segera dilakukan investigasi kondisi BCB, berisi daftar kerusakan dan langkah penanganan,” jelas Freddy.

Sebagai penutup, ia memberikan pesan kepada masyarakat untuk lebih peduli dan menjaga keberadaan warisan sejarah. 

“Tidak ada masa depan tanpa masa lalu. Jaga eksistensinya,” tegasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Bondowoso Jadi Sorotan, Festival Kopi dan Tembakau 2025 Angkat Identitas Daerah ke Panggung Dunia

Baca Selanjutnya

Proyek Jalan Nasional Miliaran Rupiah di Aceh Singkil Jadi Sorotan, Baru Selesai Sudah Rusak

Tags:

BCB surabaya Grahadi Polsek Tegalsari Bangunan Cagar Budaya

Berita lainnya oleh Rina Dwi

Haru! Desa Ngadas Kembali Salurkan Bantuan Perabotan untuk Korban Erupsi Semeru di Lumajang.

14 Desember 2025 06:45

Haru! Desa Ngadas Kembali Salurkan Bantuan Perabotan untuk Korban Erupsi Semeru di Lumajang.

Wujudkan Gerakan Hijau, KKNT Unesa Kolaborasi Aktif dengan Pemerintah Desa Trawas Mojokerto

8 Oktober 2025 22:37

Wujudkan Gerakan Hijau, KKNT Unesa Kolaborasi Aktif dengan Pemerintah Desa Trawas Mojokerto

Sakral! Mahasiswa KKN Unesa Jalani Tradisi 'Masoen' di Desa Adat Ngadas

16 September 2025 18:21

Sakral! Mahasiswa KKN Unesa Jalani Tradisi 'Masoen' di Desa Adat Ngadas

Rusaknya Grahadi dan Polsek Tegalsari, Pengamat: Melukai Identitas Sejarah Kota

7 September 2025 12:12

Rusaknya Grahadi dan Polsek Tegalsari, Pengamat: Melukai Identitas Sejarah Kota

Surabaya Wujudkan Nol Nikah Siri Lewat Nikah Massal Lontong Kupang

27 Agustus 2025 17:43

Surabaya Wujudkan Nol Nikah Siri Lewat Nikah Massal Lontong Kupang

"Toean Markoen" di ARTSUBS 2025! Antrean Mengular, Sindiran Pedas Industrialisasi

24 Agustus 2025 08:38

"Toean Markoen" di ARTSUBS 2025! Antrean Mengular, Sindiran Pedas Industrialisasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar