Rupiah Diprediksi Melemah Capai Rp17.050 per Dolar AS Awal Pekan Ini

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Rahmat Rifadin

6 Apr 2025 11:31

Thumbnail Rupiah Diprediksi Melemah Capai Rp17.050 per Dolar AS Awal Pekan Ini
Ilustrasi uang dolar AS (Foto: Dok. KemenPAN RB)

KETIK, SURABAYA – Mata uang Rupiah melemah dan sudah menyentuh level Rp17.000 per dolar AS dalam perdagangan Domestic Non Deriverable Forward (DNDF) di pasar valas pada Jumat malam (4/5/2025).

Analis Pasar Uang Ibrahim Assuaibi memperkirakan berbagai intervensi yang telah dilakukan tidak akan berpengaruh terlalu besar.

"Kemungkinan saat pembukaan pasar hari Senin (7 Maret 2025, red) rupiah tembus level Rp17.050 per dolar AS," kata Ibrahim dilansir RRI.

"Banyak data fundamental yang memengaruhi pelemahan mata uang rupiah. Salah satunya adalah rilis data tenaga kerja di Amerika Serikat. Datanya di luar ekspetasi, lebih baik dibandingkan dengan data sebelumnya," jelas Ibrahim, Sabtu (5/4/2025).

Baca Juga:
BI Malang Ajak Anak Muda Lebih Paham dan Bangga Pakai Rupiah di Tengah Pesatnya Era Cashless

Selain itu, The Fed memberikan testimoni pada Jumat malam bahwa terlalu dini menurunkan suku bunga saat ini. Ini karena kondisi ekonomi global sedang bermasalah, inflasi masih tinggi, dan  The Fed masih memantau dampak perang dagang.

The Fed semula diperkirakan menurunkan suku bunga tiga kali sebesar 75 basis poin, yang kemungkinannya tidak akan terealisasi. "Ini membuat indeks dolar AS kembali mengalami penguatan yang cukup signifikan," ucap Ibrahim.

Terkait perang dagang, Ibrahim mencermati perlawanan yang dilakukan negara-negara terdampak kebijakan tarif baru Trump. Sejauh ini, Indonesia memilih untuk bernegosiasi.

Menurut Ibrahim, seharusnya Indonesia juga melakukan perlawanan. Indonesia bisa mengenakan  tarif balasan berupa dengan biaya impor 32 persen terhadap produk dari AS. 

Baca Juga:
Pelepasan Tim Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2025 di Wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya

Di sisi lain, kondisi geopolitik semakin memburuk akibat serangan Israel yang tanpa henti ke Jalur Gaza. Sementara itu, konflik Rusia-Ukraina juga kembali memanas.

"Kondisi itu membuat mata uang rupiah kembali mengalami pelemahan yang cukup signifikan, walaupun Bank Indonesia melakukan triple intervensi di pasar, kemungkinan Senin lusa," ujar Ibrahim. (*)

Baca Sebelumnya

So Sweet, Wabup Bandung Ali Syakieb dan Margin Wieheerm dalam Sesi Pemotretan

Baca Selanjutnya

Asiknya Nongkrong di Pasar Tradisional Kota Malang, Oro-oro Dowo dan Klojen Jadi Pilihan

Tags:

Dolar ke rupiah dollar to rupiah rupiah Dolar AS USD

Berita lainnya oleh M. Rifat

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

14 April 2026 17:51

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

14 April 2026 17:37

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

14 April 2026 16:22

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar