Ruko Tertutup di Sleman Digerebek, Polisi Bongkar Dugaan Markas Scammer Jaringan Internasional

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Al Ahmadi

6 Jan 2026 21:15

Thumbnail Ruko Tertutup di Sleman Digerebek, Polisi Bongkar Dugaan Markas Scammer Jaringan Internasional
Aktivitas tertutup di ruko yang diduga menjadi markas scammer di Jalan Gito Gati, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, Senin, 5 Januari 2026. (Foto: Oliv for Ketik.com)

KETIK, YOGYAKARTA – Sebuah ruko dua lantai di tepian Jalan Gito Gati, Donoharjo, Ngaglik, Sleman, yang selama ini tampak sepi dan tertutup rapat, digerebek jajaran Polresta Yogyakarta.

Penggerebekan yang dilakukan pada Senin, 5 Januari 2026 siang itu mengungkap dugaan markas sindikat penipuan daring atau scammer jaringan internasional.

Dari dalam ruko tersebut, polisi mengamankan sekitar 60 orang yang diduga sebagai karyawan.

Mereka dibawa menggunakan truk polisi, bersamaan dengan penyitaan puluhan laptop dan telepon seluler yang diduga digunakan untuk menjalankan aksi penipuan di dunia maya.

Baca Juga:
Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Ketua RW setempat, Wahyu, mengatakan kecurigaan warga sudah muncul sejak lama. Menurutnya, ruko itu beroperasi layaknya bangunan tanpa penghuni, meski aktivitas di dalamnya berlangsung sepanjang hari.

“Siang malam tidak kelihatan. Pintu besar di depan selalu tertutup rapat. Akses keluar masuk hanya lewat satu pintu kecil di sisi timur,” kata Wahyu, Selasa, 6 Januari 2026.

Ia menyebutkan, selama hampir satu tahun terakhir tidak terlihat interaksi sosial apa pun dari penghuni ruko dengan lingkungan sekitar.

Namun, warga kerap resah karena kendaraan karyawan sering meluber hingga ke badan jalan.

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

“Katanya kerja tiga shift, 24 jam. Parkirannya sering sampai ke jalan raya,” ujarnya.

Selain aktivitas yang tertutup, persoalan perizinan juga menjadi tanda tanya.

Wahyu mengungkapkan, pengelola ruko tidak pernah melapor ke RT maupun RW.

Bahkan, alamat perizinan usaha yang ditunjukkan berada di luar wilayah Sleman.

“Izinnya bukan di sini. Ada yang bilang Cikarang, ada yang bilang Tangerang. Jawaban pekerjanya juga beda-beda, ada yang bilang soal aplikasi perjodohan, ada juga yang bilang pemetaan map. Kami jadi bingung,” ungkap Wahyu.

Saat diminta polisi untuk menjadi saksi dalam penggeledahan, Wahyu baru mengetahui kondisi bagian dalam bangunan tersebut.

Ruko itu ternyata disekat menjadi banyak kamar di kedua lantainya, dengan setiap ruangan dipenuhi perangkat digital.

Kasatreskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, membenarkan pengamanan puluhan orang tersebut.

Ia mengatakan, seluruhnya masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing dalam jaringan yang diduga berskala internasional.

“Sampai saat ini masih proses pendalaman. Secepatnya akan kami sampaikan perkembangan lebih lanjut,” ujar Riski.

Pengungkapan kasus ini menambah catatan keberadaan sindikat kejahatan siber yang memanfaatkan ruko di pinggiran kota sebagai lokasi operasi, dengan sistem kerja tertutup dan penyamaran melalui entitas usaha yang tidak jelas peruntukannya.(*)

Baca Sebelumnya

Sidang Penganiayaan Guru SMA Negeri 16 Palembang Buka Dugaan Pembengkakan Dana BOS Rp500 Juta

Baca Selanjutnya

Wabub Lebak Turun ke Wanasalam, Pantau Banjir dan Salurkan Bantuan Logistik

Tags:

Polresta Yogyakarta Scammer Internasional Sleman penggerebekan kejahatan siber Jalan Gito Gati Sindikat Penipuan Daring Donoharjo Ngaglik Kompol Riski Adrian Barang Bukti Elektronik Kriminalitas Yogyakarta Scam Farm Indonesia Keamanan Digital Modus Penipuan Online Polda DIY scammer penipuan daring

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

15 April 2026 14:31

Digitalisasi Rusunawa Sleman: Dari SIMRUWA hingga Target Hunian Kelas Satu

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar