RS Hermina Diduga Tolak Pasien hingga Berujung Meninggal Dunia

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Mustopa

12 Mar 2024 09:30

Thumbnail RS Hermina Diduga Tolak Pasien hingga Berujung Meninggal Dunia
Proses memindahkan pasien dari bentor ke ambulan milik relawan Es Teh Hangat. (Foto: Relawan Es Teh Hangat)

KETIK, MALANG – Wahyu Widianto (62) warga Jalan Bareng Tenes, Kota Malang dikabarkan meninggal dunia setelah mendapatkan penolakan dari Rumah Sakit Hermina pada Senin (11/3/2024) malam.

Pihak rumah sakit diduga menolak pasien yang tengah dalam kondisi kritis tersebut lantaran bed yang sedang penuh.

Dengan menggunakan becak motor (bentor) untuk sampai ke lokasi, pihak keluarga sempat memohon agar rumah sakit dapat dilakukan pengecekan kondisi Wahyu.

Anak pertama Wahyu yakni Romadhoni menjelaskan sempat ada petugas rumah sakit yang melakukan pengecekan pupil mata dan denyut nadi.

"Kita menunggu lama terus baru ditangani, karena ada mobil ambulan relawan akhirnya mereka yang menangani," ujar Dhoni, Selasa (12/3/2024).

"Baru setelah itu pihak rumah sakit entah dokter atau perawat tiba-tiba langsung memeriksa bapak tapi hanya mata dan denyut nadi. Tidak bicara apa-apa, langsung balik lagi ke ruangan," sambungnya.

Pihak keluarga bahkan sempat meminta rumah sakit untuk menyediakan ambulan supaya Wahyu dapat dibawa ke RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) namun tidak mendapatkan izin. Akhirnya digunakanlah mobil ambulan dari relawan Es Teh Hangat, yang telah memberikan pengecekan saturasi kepada pasien.

"Karena waktu itu sudah crowded dan kita gak dikasih mobil ambulan dari sana (RS Hermina). Kebetulan ada mobil relawan akhirnya pakai itu. Itu mungkin, makanya dari pihak rumah sakit ngeluarin perawat atau siapa itu," tambahnya.

Dhoni menyampaikan bahwa keluarganya telah mengikhlaskan kepergian ayahandanya tercinta. Kendati demikian ia menyayangkan bahwa tidak ada permintaan maaf dari pihak rumah sakit.

"Kita pihak keluarga sudah mengikhlaskan. Kita cuma menyayangkan saja pihak RS Hermina tidak ada minta maaf ke kita. Kita gak mau panjang soalnya almarhum pasti tidak akan tenang kalau kita berlalu lalang gitu," lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa diperkirakan ayahnya telah meninggal ketika perjalanan menuju RSSA. Sesampainya di RSSA, dokter langsung masuk ke ambulan untuk memeriksa kondisi Wahyu.

"Di RSSA itu belum diturunkan dari ambulans. Jadi ada dokter UGD yang langsung masuk ke ambulans, dan bapak diperiksa. Terus dibilangin kalau ternyata sudah meninggal. Jadi Bapak saya belum sampai turun dari ambulans," katanya.

Sementara itu Wakil Direktur RS Hermina Malang, Yuliningsih mengaku tidak tinggal diam saat pasien sampai di rumah sakit. Pihaknya telah mengerahkan dokter untuk memeriksa kondisi pasien.

"Kami tidak tinggal diam, pasien tersebut sudah diperiksa oleh dokter kami yang saat itu memakai baju biasa, tidak memakai baju snelli. Saat datang ke sini memang kondisi pasien sudah kritis," jelasnya.(*)

Baca Juga:
Baru Kredit Sebulan, Motor Pemuda di Kota Malang Ini Hilang Digasak Maling

Baca Juga:
Tongkat Komando Korem 083/Baladhika Jaya Resmi Berganti, Kini Dijabat Oleh Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus
Baca Sebelumnya

Tips Jaga Kesehatan Saat Bulan Puasa oleh Pakar FK Unair

Baca Selanjutnya

RS Hermina Bantah Tolak Pasien hingga Meninggal

Tags:

RS Hermina Rumah Sakit Hermina Tolak Pasien Pasien Meninggal Kota Malang RS Tolak Pasien

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar