RPJMD Bondowoso 2025–2029: Dorong PAD Naik, Tekan Kemiskinan, dan Reformasi Birokrasi

Jurnalis: Haryono
Editor: Muhammad Faizin

5 Jun 2025 21:21

Thumbnail RPJMD Bondowoso 2025–2029: Dorong PAD Naik, Tekan Kemiskinan, dan Reformasi Birokrasi
Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Bondowoso. (Foto: Haryono/Ketik.co.id)

KETIK, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso menetapkan arah baru pembangunan lima tahun mendatang melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Fokus utama diarahkan pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penanggulangan kemiskinan, serta reformasi menyeluruh dalam sistem birokrasi.

Bupati Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa salah satu target penting dalam RPJMD ini adalah mendorong PAD mencapai Rp280 miliar hingga tahun 2029. Angka tersebut meningkat dari target tahun 2024 yang sebesar Rp251,83 miliar, dan dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat fondasi fiskal Bondowoso.

“Kemampuan keuangan daerah harus kita dorong agar pembangunan bisa berjalan lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada bantuan pusat,” ujarnya.

Namun, tantangan lain yang tak kalah besar adalah persoalan kemiskinan yang masih membayangi masyarakat Bondowoso. Berdasarkan data terbaru, sekitar 13,77 persen penduduk – atau lebih dari 111 ribu jiwa – masih hidup dalam kondisi miskin.

Baca Juga:
Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Bupati Hamid menegaskan bahwa angka ini bukan sekadar statistik, tetapi mencerminkan realitas keseharian masyarakat yang perlu segera direspons melalui kebijakan konkret.

“Setiap angka itu mewakili warga yang butuh perhatian dan tindakan nyata. Inilah yang ingin kami ubah melalui kebijakan yang berpihak,” tegasnya.

Dalam konteks pemerintahan, Bupati juga menyoroti perlunya perombakan sistem birokrasi agar pelayanan publik berjalan lebih cepat, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Ia menekankan bahwa birokrasi tidak boleh menjadi penghambat, tetapi harus menjadi fasilitator pembangunan.

“Kami akan benahi pola kerja birokrasi agar lebih melayani, bukan mempersulit. Profesionalisme dan akuntabilitas harus menjadi budaya baru di lingkungan pemerintahan,” tambahnya.

Baca Juga:
Ketok Palu Paripurna, DPRD Kota Malang Sahkan 3 Ranperda, Dorong Perwali Rampung 6 Bulan

RPJMD 2025–2029 ini disusun tidak hanya sebagai dokumen teknokratis, melainkan sebagai kompas pembangunan jangka menengah yang berbasis data, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dokumen ini akan menjadi dasar penyusunan program tahunan melalui RKPD serta perencanaan anggaran daerah.

Mengakhiri pernyataannya, Bupati Hamid mengajak semua pihak – baik masyarakat, pelaku usaha, akademisi, maupun lembaga non-pemerintah – untuk turut terlibat dalam proses pembangunan.

“Membangun Bondowoso bukan hanya urusan pemerintah. Ini kerja bersama. Saya mengajak semua elemen untuk bergandengan tangan, dari perencanaan hingga pelaksanaan,” tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Modus Toko Bangunan Fiktif, Pria di Kabupaten Malang Ini Tipu Distributor Rp1,9 Miliar

Baca Selanjutnya

Semarak Porprov Jatim 2025 Warnai Keseruan Nobar Timnas Vs China di Warkop Cak Kia Malang

Tags:

AHW Bondowoso Bupati Bondowoso Rapat Paripurna Bondowoso Berkah

Berita lainnya oleh Haryono

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

14 April 2026 16:54

Cegah Kebocoran Setoran Pajak, Bondowoso Terapkan e-SPPT untuk Pembayaran PBB

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

13 April 2026 20:33

Banjir Wonoboyo Jadi Alarm, Pemkab Bondowoso Bangun Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

13 April 2026 14:20

Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPL

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

13 April 2026 14:04

Cegah Kelangkaan LPG 3 Kg, Polres Bondowoso Perketat Pengawasan Distribusi

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

11 April 2026 17:57

Duka Berbuah Perlindungan, Santunan Rp42 Juta Selamatkan Keluarga Buruh Tani di Bondowoso

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

9 April 2026 19:02

WFH Resmi Berlaku di Bondowoso, Bupati Abdul Hamid Wahid Tekan Biaya dan Genjot Digitalisasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar