RPH Surabaya Cari Keberadaan Penyebar Video Stunning RPH Pegirian

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

25 Sep 2024 17:01

Headline

Thumbnail RPH Surabaya Cari Keberadaan Penyebar Video Stunning RPH Pegirian
Suasana RPH Pegirian Surabaya. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dirut Perusahaan Daerah Rumah Pemotongan Hewan (PD RPH) Kota Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho mengaku masih mencari 2 orang yang bertanggung jawab terhadap beredarnya video viral proses penyembelihan di RPH Pegirian Surabaya.

Pihaknya saat ini sedang menyusun kronologi terkait kejadian sebenarnya untuk diserahkan ke Polres Tanjung Perak atas tuduhan menyebarkan berita bohong atau hoaks.

"Jadi kami saat ini sedang menyusun kronologi untuk melihat runtutan kejadian yang sebenarnya. Setelah itu akan kami serahkan ke Polres Tanjung Perak," terang Fajar, Rabu 26 September 2024.

"Motifnya jelas, kalau melihat videonya ini jelas direncanakan. Ada bumbu kalimatnya itu loh bahwa sekali tembak langsung jatuh. Ini enggak benar," imbuhnya

Baca Juga:
Gerakan Pangan Murah Dirjen Pemasyarakatan Jatim, RPH Surabaya Sediakan Daging dengan Harga Bersahabat

Pelaporan ini dilakukan karena kedua pelaku yang berinisial DS dan JR memiliki indikasi ingin menyebarkan berita hoaks kepada publik. Kedua pelaku tersebut merupakan tim stunner dari supplier sapi yang bekerja sama dengan RPH Surabaya.

"Dari supplier ini yang kami ketahui hanya satu koordinator. Nah koordinator ini sendiri punya tim yang mana memang beberapa hari bisa berganti orang," tambahnya.

Fajar sendiri mengakui jika kedua pelaku di video tersebut merupakan orang yang tidak dikenalnya. Setelah viralnya video tersebut dirinya langsung mengumpulkan semua petugas stunner, dan diketahui jika kedua orang di video tersebut sudah tidak bekerja selama satu bulan.

"Jadi kemarin saya kumpulkan para stunner itu dan mereka mengatakan yang bersangkutan sudah tidak bekerja sebulan yang lalu," pungkasnya.

Baca Juga:
Dongkrak PAD Lewat Sektor Peternakan, Gresik ‘Curi’ Ilmu Manajemen RPH Surabaya

Hingga kini pihak RPH Surabaya masih menelusuri dan mencari kedua orang petugas stunner dengan inisial DS dan JR tersebut. Keberadaan keduanya tidak diketahui setelah viralnya video penyembelihan di RPH Surabaya yang cukup menggemparkan publik.

"Hingga saat ini kita masih belum tahu keberadaannya. Ini masih kita cari sembari kita bikin laporan ke polisi," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Bocah yang Viral Dipeluk Ibunya dari Balik Jeruji Penjara Alami Gangguan Psikologis

Baca Selanjutnya

Pj Gubernur Sumsel Sebut Pengamanan Pilkada Serentak 2024 Tak Bisa Diremehkan

Tags:

RPH Surabaya Fajar Arifianto Isnugroho video viral penyembelihan sapi Polres Tanjung Perak

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar