Revolusi AI dan Bahaya Serangan Siber, Ancaman Baru di Dunia Digital

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

2 Jan 2025 11:58

Thumbnail Revolusi AI dan Bahaya Serangan Siber, Ancaman Baru di Dunia Digital
Ilustrasi peretasan data oleh AI. (Foto: Rihad Humala/Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Perkembangan teknologi yang semakin pesat dapat dirasakan manfaatnya oleh banyak orang di berbagai sektor. Seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lain-lain.

Akan tetapi, teknologi juga datang bersamaan dengan dampak negatif. Salah satunya tentu saja serangan di dunia maya dengan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intellegence/AI).

Baru-baru ini sebuah studi yang dilakukan Kaspersky dengan melibatkan para profesional InfoSec dari perusahaan menengah dan besar di seluruh dunia, mengungkapkan bahwa 46 persen responden meyakini bahwa sebagian besar serangan dunia maya yang dialami oleh organisasi mereka dalam 12 bulan terakhir menggunakan teknologi AI dalam beberapa cara.

Dilansir dari Suara.com jaringan media nasional Ketik.co.id, AI mampu memberdayakan penjahat dunia maya untuk menyerang target mereka dengan kecepatan dan ketepatan yang lebih tinggi. Salah satu hal yang paling kentara adalah cara AI merevolusi kampanye phishing dan rekayasa sosial otomatis.

Baca Juga:
Siapkan Generasi "Melek" AI, Polres Kendal Luncurkan Pilot Project AI Ready ASEAN

Di tangan para peretas, AI dapat digunakan untuk menganalisa berbagai data karyawan mulai dari mempelajari posisi mereka di perusahaan, pola perilaku dalam komunikasi, bahkan hingga mengungkap aktivitas media sosial mereka untuk menciptakan taktik rekayasa sosial yang sangat personal dan kredibel.

Tidak hanya itu, AI juga dapat digunakan untuk menghasilkan konten audio dan video deepfake yang mampu meniru suara dan rupa CEO atau eksekutif lain dalam penipuan.

Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan, serangan yang dilakukan oleh AI dapat menembus berbagai mekanisme keamanan tradisional yang dilakukan untuk melindungi data karyawan.

AI merupakan teknologi yang mampu belajar secara real time dengan menguni segala kemungkinan varian serangan yang akan diluncurkan kepada target. AI dapat bekerja lebih efektif untuk menghindari perangkat lunak keamanan dan deteksi firewall.

Baca Juga:
Dinas Pendidikan Lebak Gelar TOT Pengawas Sekolah, Dorong Transformasi Digital Pendidikan

Untuk melawan ancaman kejahatan dunia maya yang didorong oleh AI, bisnis perlu berfokus pada pembangunan kerangka kerja keamanan siber yang komprehensif daripada hanya mengandalkan solusi yang didukung AI.

Diperlukan pendekatan pengamanan berlapis yang mencakup seluruh perangkat agar sistem tidak mudah diretas oleh AI. Selain itu pelatihan karyawan juga penting dilakukan secara berkala, agar dapat memberikan respons insiden yang proaktif.(*)

Baca Sebelumnya

Masuki Tahun 2025, Pemkot Surabaya Fokus Pembangunan Infrastruktur dan Penanganan Banjir

Baca Selanjutnya

Pasangan “The Last Dance” Ganda Campuran Dejan/Gloria Dalam Kepungan Ganda Campuran Malaysia

Tags:

Digital peretasan dara analisa Kecerdasan Buatan AI teknologi

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar