Respons Iran dan Rusia usai AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Rahmat Rifadin

3 Jan 2026 22:19

Thumbnail Respons Iran dan Rusia usai AS Serang Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: ZDFHeute.de)

KETIK, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri Rusia mengutuk aksi agresi bersenjata Amerika Serikat terhadap Venezuela. Mereka menyebut setiap alasan yang dilontarkan Washington hanya pembenaran sepihak negeri Paman Sam untuk tindakan yang mereka sebt “tidak dapat diterima.”

“Kami menegaskan kembali solidaritas kami dengan rakyat Venezuela dan dukungan kami terhadap tindakan kepemimpinan Bolivarian yang bertujuan untuk melindungi kepentingan nasional dan kedaulatan negara,” tulis Kementerian luar negeri Rusia dalam pernyataan resmi dilansir CNN.


“Dalam situasi saat ini, yang terpenting adalah mencegah eskalasi lebih lanjut dan fokus pada pencarian jalan keluar dari situasi ini melalui dialog. Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan nasibnya sendiri tanpa campur tangan yang merusak, apalagi militer, dari luar,” tambah Kemlu Rusia dalam rilis yang sama.

Rusia menyebut Kedutaan Besar mereka di ibu kota Caracas samai saat ini masih beroperasi seperti biasa.

Baca Juga:
Mengenal Delta Force, Pasukan Khusus AS yang Merangsek Masuk Venezuela dan Tangkap Presiden Maduro

Respons Iran

Sementara itu, Iran, sekutu utama Venezuela, mengutuk keras serangan militer AS terhadap negara Amerika Selatan tersebut.

Kementerian luar negeri Iran mengatakan serangan yang diduga tersebut melanggar kedaulatan dan integritas teritorial Venezuela serta piagam PBB.

“Agresi militer AS terhadap negara merdeka yang merupakan anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah pelanggaran berat terhadap perdamaian dan keamanan regional dan internasional, yang konsekuensinya akan memengaruhi seluruh sistem internasional,” tulis mereka dilansir Press TV.

Keberadaan Presiden Maduro Tidak Diketahui

Sementara itu, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez mengatakan, pemerintah Venezuela saat ini tidak mengetahui keberadaan Presiden Nicolás Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores. Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Sabtu pagi Waktu setempat bahwa AS telah melakukan "serangan skala besar terhadap Venezuela" dan bahwa Maduro dan istrinya telah ditangkap dan dibawa keluar dari negara itu.

"Kami menuntut bukti segera dari pemerintah Presiden Donald Trump mengenai nyawa Presiden Maduro dan Ibu Negara," kata Rodríguez dalam panggilan audio ke stasiun televisi pemerintah VTV Venezuela.

Ia menambahkan bahwa serangan AS telah merenggut nyawa para pejabat, personel militer, dan warga sipil di seluruh negeri. Menteri Pertahanan Venezuela Vladimir Padrino López mengumumkan pengerahan segera pasukan militer di seluruh negeri.

Berbicara dalam bahasa Spanyol dalam pidato video, Vladimir Padrino López menyerukan front persatuan perlawanan dalam menghadapi "agresi terburuk" yang pernah terjadi terhadap Venezuela, menambahkan bahwa Venezuela mengikuti "perintah Maduro" bahwa semua angkatan bersenjata akan dikerahkan. "Mereka telah menyerang kita tetapi mereka tidak akan menundukkan kita," tegasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Transformasi Dana Desa 2026: Memperkuat Ekonomi Warga dan Menata Tata Kelola Birokrasi

Baca Selanjutnya

Kalahkan Madura United 1-0, Peringkat Persebaya Melesat ke 5 Besar!

Tags:

agresi militer AS AS vs Venezuela Presiden Maduro

Berita lainnya oleh M. Rifat

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

13 April 2026 02:02

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

13 April 2026 01:01

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

13 April 2026 00:16

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar