Resmi! Abah Anton Maju Pilkada Kota Malang 2024

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Naufal Ardiansyah

29 Apr 2024 08:48

Headline

Thumbnail Resmi! Abah Anton Maju Pilkada Kota Malang 2024
Abah Anton saat mendatangi Kantor DPC PKB Kota Malang untuk mendaftar jadi Bakal Calon Wali Kota Malang. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Mochammad Anton atau dikenal dengan Abah Anton mengaku tak kapok untuk kembali bersaing dalam Pilkada Kota Malang 2024.

Abah Anton tetap ingin melanjutkan pembangunan yang sempat terhenti di akhir masa jabatannya sebagai Wali Kota Malang 2013-2018 lalu.

Pada tahun 2018 lalu, majelis hakin Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya menjatuhkan vonis kepada Abah Anton selama dua tahun penjara.

Hukuman tersebut lantaran terbukti bersalah dalam menerima suap pada pembahasan APBD Perubahan Pemkot Malang tahun anggaran 2015.

"Sekarang ini bukan masalah kapok, intinya adalah ulama memilih kita untuk melakukan suatu perubahan, yang jelas butuhnya perubahan besar. Mungkin juga jadi bagian dari transparansi pada masyarakat," ujar Abah Anton pada Senin (29/4/2024).

Meski tak ingin banyak berkomentar terkait masalah hukum yang pernah menjeratnya ia mengaku banyak masyarakat yang ingin dirinya kembali menjabat sebagai Wali Kota Malang. Melalui tim hukumnya, berbagai keperluan dokumen juga telah dilengkapi termasuk SKCK.

"Melalui tim hukum sudah melakukan pengurusan SKCK, ke pengadilan, sampai ke KPU. Jadi sudah clear. Saya kira dasar hukumnya, pengadilan tahu," lanjutnya.

Pihak keluarga pun dikatakan masih keberatan dengan pencalonannya. Namun ia berdalih bahwa pencalonan tersebut demi kemaslahatan umat dan atas dorongan para ulama.

"Tapi memang para Kyai, ulama, ini meyakinkan kepada keluarga kami. Tujuannya adalah untuk kemaslahatan yang lebih besar, karena butuh program-program kebijakan yang sangat pro kepada masyarakat kita," kata Abah Anton.

Para ulama sempat mengatakan kepadanya bahwa Kota Malang membutuhkan perubahan yang signifikan. Sayangnya Abah Anton belum dapat membeberkan rencana program yang digadang akan membawa perubahan itu.

"Kami ke sini didampingi oleh para ulama untuk menyatakan bahwa ulama sangat ingin ada perubahan di Kota Malang. Saya yakin kalau para Kyai, para ulama, harapannya ya sangat baik sekali. Jadi 5 tahun ke depan, harus ada perubahan signifikan terhadap pembangunan Kota Malang," tukasnya.

Sementara itu Kuasa Hukum Abah Anton, Erpin Yuliono telah melengkapi SKCK dan surat keterangan dari Pengadilan Malang. Setelah ke KPU Kota Malang untuk mencocokkan database, Abah Anton akhirnya tetap dapat mencalonkan diri kembali.

"Jadi PKPU sudah berbeda tahun 2015 diganti tahun 2016. Kami pakai PKPU tahun 2016 dan putusan Abah Anton tahun 2018. Untuk regulasi yang baru jika ada orang yang kena ancaman hukuman 5 tahun tidak bisa mencalonkan sebelum 5 tahun itu selesai," ujar Erpin.

Abah Anton juga telah melewati masa pencabutan hak politik dengan tidak dapat mencalonkan diri selama dua tahun dari masa ia bebas. Ditambah dengan keputusan MK tahun 2022 yang memutuskan calon yang terkena ancaman lima tahun penjara tidak dapat mencalonkan diri. Putusan itu dinilai tidak dapat berlaku pada kasus kliennya tersebut.

"Maka keputusan MK tidak berlaku surut kepada Abah Anton. Abah diadili pada tahun 2018, putusan MK pada tahun 2022, lah Abah tidak terkena putusan MK tersebut karena Abah dijatuhi tahun 2018 dengan menggunakan PKPU nomor 9 tahun 2016," katanya. (*)

Baca Juga:
Satu Dekade 'Dicuekin', Warga De Cassablanca Malang Geram Developer Tak Kunjung Beresi Dokumen Rumah
Baca Juga:
BNI Bantu Pasar Sawojajar Kota Malang Naik Kelas Jadi Pasar Modern Berbasis Digital
Baca Sebelumnya

OJK Jatim: Didukung Permodalan Kuat, Perkembangan Pasar Modal Masih Stabil

Baca Selanjutnya

Jelang Semifinal Timnas U-23, Pengamat: Peluang Indonesia Terbuka Lebar

Tags:

Mantan Terpidana Kasus Korupsi Korupsi Abah Anton Calon Wali Kota Malang Kota Malang PKB Kota Malang

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

15 April 2026 19:41

DLH Kota Malang Petakan 39 TPS Tak Layak, Dorong Standarisasi Atap dan Fasilitas Lindi

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

15 April 2026 17:57

DPRD Kota Malang Ikut Kawal 4 Usulan Ranperda, Atur Pencegahan Narkoba Hingga RTH

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H