Represi Aparat Warnai Demo UU TNI di Malang, LBH: Ada Ancaman Pembunuhan dan Kekerasan Seksual

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

24 Mar 2025 15:25

Thumbnail Represi Aparat Warnai Demo UU TNI di Malang, LBH: Ada Ancaman Pembunuhan dan Kekerasan Seksual
LBH Pos Malang, Daniel menunjukkan foto salah satu demonstran Tolak UU TNI, korban dugaan kekerasan oleh aparat, Senin, 24 Maret 2025. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pos Malang mengonfirmasi adanya laporan tindakan represif dari aparat kepolisian dan TNI terhadap demonstran dalam aksi penolakan UU TNI di Kota Malang pada Minggu, 23 Maret 2025. Laporan tersebut juga mencakup adanya ancaman pembunuhan.

Koordinator LBH Pos Malang Daniel, Alexander Siagian menjelaskan, terdapat demonstran yang ditangkap dalam kondisi luka-luka hingga kepala bocor.

"Tapi yang kami sayangkan adalah massa aksi ditangkap ketika dengan kondisi gak wajar. Kami menyoroti ada proses penangkapan yang sewenang-wenang dan bisa jadi dugaan kami adalah eksesif," ujarnya, Senin, 24 Maret 2025. 

Dari data yang terkumpul terdapat puluhan demonstran yang mengalami luka ringan dan satu orang, yakni Naufal Helmi harus mendapat perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Ia mengalami luka di bagian rahang dan gigi retak akibat pukulan benda tumpul.

Baca Juga:
UAS: Keteladanan Orang Tua, Kunci Anak Cintai Allah

"Ada penyerangan tenda medis, kami juga konfirmasi ke teman-teman paramedis jalanan. Posko paramedis ikut diserang, gak hanya oleh aparat kepolisian tapi juga TNI sekitar pukul 18.45. Salah satu yang ditahan juga ada paramedis jalanan atas nama Nur Faizi," jelasnya. 

Tindakan intimidasi yang mengarah pada pelecehan seksual juga dilontarkan kepada para demonstran dari aparat gabungan. Bahkan muncul kalimat tidak etis kepada paramedis perempuan berupa ancaman pembunuhan. 

"Ada kata tidak etis disampaikan oleh aparat kepada paramedis perempuan. Dari informasi paramedis di lapangan, ada makian bersifat ancaman pembunuhan. Seperti 'kon tak pateni'," jelas Daniel. 

Ia menyayangkan bahwa ancaman tersebut dilayangkan kepada paramedis yang lokasinya berada di safe zone Jalan Kertanegara dan cukup jauh dari Gedung DPRD Kota Malang. 

Baca Juga:
Resmi Jabat Kalapas Malang, Christo Victor Nixon Siap Lanjutkan Program Strategis Teguh Pamuji

"Mereka identifikasi ketika ada penyerangan di posko paramedis itu adalah gabungan aparat kepolisian dan TNI. Pers yang meliput juga mengalami intimidasi," tutupnya.(*)

Baca Sebelumnya

Tujuh Tahun Vakum, Bupati Jepara Dorong Bandara Dewadaru Beroperasi Kembali

Baca Selanjutnya

Amankan Idulfitri dan Nyepi, Polres Malang Gelar Patroli Gabungan

Tags:

Demo Tolak UU TNI Aparat Represif Ancaman Pembunuhan #Kota Malang Tolak UU TNI UU TNI demo malang demo UU TNI

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

17 April 2026 19:10

Inovasi Humanis! Lapas Perempuan Malang Sajikan Sensasi Makan Ala Pujasera untuk Warga Binaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda