Remaja Terjaring Sweeping Jam Malam, Eri Cahyadi Langsung Video Call Orang Tua

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Rahmat Rifadin

4 Jul 2025 19:22

Thumbnail Remaja Terjaring Sweeping Jam Malam, Eri Cahyadi Langsung Video Call Orang Tua
Sweeping Jam Malam yang dipimpin oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Humas Pemkot Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Dua remaja terjaring sweeping saat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan patroli keliling menggunakan sepeda motor pada Kamis 3 Juli 2025.

Saat sweeping di kawasan Taman Wisata Nambangan, Surabaya, Eri bersama rombongan menyusuri jalan Wonokusumo Surabaya dan melintas di bawah Jembatan Suramadu.

Rombongan kemudian mengarah menuju Jalan Kedung Cowek dan mendapati sekelompok pedagang kopi yang berjualan menggunakan sepeda motor di depan Taman Wisata Nambangan.

Eri melihat ada enam anak muda tengah asyik duduk berkumpul meski waktu telah menunjukkan pukul 23.30 WIB. Sebagian dari remaja yang ditemui masih berstatus pelajar, sementara satu di antaranya telah bekerja.

Baca Juga:
5 Kafe Estetik dan Ramah Kantong di Surabaya, Spot Nongkrong Kekinian yang Wajib Dicoba

Kepada para remaja tersebut, Eri langsung menanyakan identitas diri dan asal daerah masing-masing.

"Awakmu bawa KTP ndak (kamu bawa KTP tidak). Umur berapa? Awakmu arek endi? (Kamu anak mana). Jalan Tambak Wedi sebelah endi? (Jalan Tambak Wedi sebelah mana). Umur 18 kok dorong gawe KTP? (Umur 18 kok belum buat KTP). Kok gak ngurus dewe, di Balai RW onok (Kok tidak mengurus sendiri, di Balai RW ada)," kata Eri.

Dalam dialog itu, Eri juga menanyakan apakah para remaja tersebut telah mendapatkan izin dari orang tua untuk keluar malam. Ia bahkan menawarkan untuk mengantar mereka pulang ke rumah masing-masing.

"Ayo tak terno nang omahmu, wes pamit dorong ambek ibumu (Ayo saya antarkan ke rumahmu, sudah pamit belum kepada ibu). Nggowo telepon gak? (Bawa telepon tidak). Ayo telepon ibumu, aku tak ngomong karo ibumu (ayo telepon ibumu, saya tak bicara dengan ibumu)," ujarnya.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Para remaja itu kemudian secara bergantian menelepon orang tua mereka. Lalu, Wali Kota Eri berbicara langsung dengan ibu salah satu remaja itu melalui sambungan video call.

"Bu, kulo ningali putrane njenengan kok cangkruk nang pinggir embong (Bu, saya lihat putra anda nongkrong di pinggir jalan), wes pamit nopo dereng? (sudah pamit belum). Umur 18 kok dereng nggada KTP? (umur 18 kok belum punya KTP). Ya mbenjeng langsung damel KTP nggih (Ya, besok langsung bikin KTP ya). Pokok e sampun pamit, yang hati-hati (Pokoknya sudah pamit main, yang hati-hati)," tuturnya.

Usai menelepon ibu dari salah satu remaja, Wali Kota Eri kemudian video call dengan ayah dari salah satu rekan anak tersebut. Ia kembali menanyakan apakah anak itu telah izin keluar malam.

"Pak, putrane njenengan sampun pamit nopo dereng? (Pak, putra anda sudah pamit atau belum), Pamit. Soale ten pinggir embong niki ngopi (soalnya di pinggir jalan ini ngopi). Yawes matur nuwun, titip putrane nggih (Yasudah kalau pamit, terima kasih, titip putranya ya)," ujar Eri dalam sambungan video call tersebut.

Usai berinteraksi dengan para orang tua, Wali Kota Eri menitipkan pesan kepada para remaja agar tidak lagi pulang larut malam.

Ia juga berpesan kepada pedagang kopi untuk turut serta menjaga lingkungan dengan menegur anak-anak yang masih nongkrong pada malam hari. Ia kemudian membayar semua minuman yang dikonsumsi oleh enam remaja tersebut.

"Wes bayar durung iki? (Sudah bayar belum kopinya). Tak bayari kabeh (Saya bayari semua). Tapi sampean delok, lek onok arek maneh, takok ono, lek gak duwe KTP umure cilik, kongkon mulih jam 10 ya (Tapi kalau ada anak lagi, anda tanyakan, kalau masih di bawah umur, belum memiliki KTP, diminta pulang pukul 22.00 WIB ya)," pesannya kepada para pedagang.

Sebelumnya, hal serupa juga dilakukan Wali Kota Eri saat rombongan melintasi kawasan Jalan Wonosari Surabaya.

Ia menitipkan pesan kepada sejumlah pemilik warung kopi agar meminta anak-anak di bawah umur atau yang masih bersekolah untuk pulang sebelum pukul 22.00 WIB. (*)

Baca Sebelumnya

DPRD Surabaya Tegaskan Daftar 144 Penyakit yang Viral Tertolak BPJS Hoaks

Baca Selanjutnya

‎Sosok Dio Novandra Wibawa, Suami Sang Megatron

Tags:

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya sweeping jam malam sweeping anak surabaya jam malam anak surabaya

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar