Relawan RKB Diancam Bunuh, KontraS Aceh: Pelanggaran Serius

Editor: T. Rahmat

14 Nov 2024 11:43

Thumbnail Relawan RKB Diancam Bunuh, KontraS Aceh: Pelanggaran Serius
Relawan RKB Diancam Bunuh, KontraS Aceh: Pelanggaran Serius. (Foto: Dok Pribadi)

KETIK, BANDA ACEH – Ancaman pembunuhan terhadap relawan Rumah Kita Bersama (RKB) yang terjadi di Aceh Tamiang, Aceh, memicu kekhawatiran baru di tengah proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) Aceh tahun 2024.

RKB, yang merupakan relawan untuk pasangan calon gubernur Bustami Hamzah dan wakilnya Fadhil Rahmi, aktif mendukung kampanye pemimpin daerah itu dengan menggerakkan simpatisan di berbagai wilayah.

Koordinator KontraS Aceh, Azharul Husna dalam keterangan resmi yang diterima Ketik.co.id, Kamis (14/11/2024) mengatakan, tindakan intimidasi terhadap relawan RKB ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan prinsip demokrasi.

“Ancaman ini tidak hanya merusak proses demokrasi yang bebas dan adil, tetapi juga menciptakan suasana ketakutan yang mengganggu hak warga negara untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum tanpa rasa takut akan keselamatan diri mereka,” ujar Husna.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

Ia menegaskan bahwa tindakan ini bertentangan dengan prinsip dasar demokrasi dan harus segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum. Ancaman terhadap relawan RKB ini, menurutnya, dapat memperburuk iklim demokrasi dan mendorong polarisasi masyarakat.

“Ketika intimidasi dan ancaman menjadi bagian dari proses politik, ini dapat menurunkan tingkat partisipasi pemilih dan menghambat kandidat atau relawan untuk bekerja dengan aman,” katanya.

Ia menyoroti bahwa kondisi ini merugikan pemilih yang seharusnya bisa menentukan pilihan tanpa adanya tekanan atau rasa takut. Azharul juga menambahkan bahwa tindakan intimidasi ini tidak hanya berdampak pada masyarakat, tetapi juga pada kandidat yang ingin berkampanye secara aman.

Selain itu, KontraS Aceh menyerukan agar pihak yang bertanggung jawab atas ancaman ini segera menghentikan tindakannya dan meminta aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus ini secara transparan.

Baca Juga:
Dua Terdakwa Pengedar 511 Gram Sabu di Palembang Divonis 10 Tahun Penjara

"Kelompok-kelompok yang terlibat dalam kekerasan atau ancaman juga diminta untuk menghentikan segala bentuk intimidasi dan memberikan ruang bagi proses politik yang damai dan konstruktif," jelasnya.

Lebih lanjut, KontraS mengingatkan bahwa tindakan semacam ini tidak bisa dibenarkan dalam proses politik.

Menurut KontraS Aceh, tidak ada pihak yang secara khusus disasar dalam pernyataan ini tanpa adanya bukti kuat. Namun, KontraS menegaskan bahwa semua pihak, termasuk kubu 01 dan 02, wajib menghormati hak asasi manusia dan mengedepankan dialog serta solusi damai dalam menghadapi proses politik ini.

“Jika ada pihak yang terlibat dalam tindakan yang tidak demokratis seperti ancaman kekerasan, maka itu adalah masalah bersama yang perlu diselesaikan dengan serius, tanpa melihat perbedaan politik,” ucap Azharul.

Azharul menyampaikan bahwa agar Pilkada Aceh berjalan damai, semua pihak harus berkomitmen untuk menjaga suasana yang aman dan bebas dari intimidasi. Ia menegaskan bahwa aparat penegak hukum harus bertindak tegas terhadap segala bentuk kekerasan atau ancaman yang merusak proses pemilu.

Di samping itu, para calon pemimpin dan tim sukses diminta untuk menghormati hak asasi manusia, menghindari kekerasan, serta menjaga kampanye yang sehat dan saling menghormati. Masyarakat juga diimbau untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah persatuan dan tetap menjaga integritas selama pemilu berlangsung.

“Organisasi masyarakat sipil dan pemantau pemilukada yang tinggal dua pekan lagi diharapkan aktif mengawasi jalannya proses Pilkada untuk memastikan agar berjalan dengan jujur dan transparan,” tutup Azharul. (*)

Baca Sebelumnya

Surabaya Raih Juara Umum Popda XIV Jawa Timur 2024 dengan Raihan 133 Medali

Baca Selanjutnya

Pemkab Asahan Serahkan Beasiswa Bagi Mahasiswa Berprestasi dari Keluarga Tidak Mampu

Tags:

#Pilkada2024 Kriminal kontras aceh relawan rkb Aceh

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

1 April 2026 22:27

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar