Rekosistem Luncurkan Reko Hub Driyorejo, Atasi Masalah Pengelolaan Sampah

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Muhammad Faizin

11 Nov 2023 12:15

Thumbnail Rekosistem Luncurkan Reko Hub Driyorejo, Atasi Masalah Pengelolaan Sampah
Rekosistem menunjukkan beberapa sampah yang nantinya akan kembali dijual ke pengelolaan sampah atau pabrik yang memang membutuhkan, Sabtu (11/11/2023). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Masalah sampah menjadi salah satu permasalahan yang terjadi di kota maupun kabupaten. Hal ini membuat Rekosistem meluncurkan Reko Hub Driyorejo yang menangani masalah sampah non organik untuk diolah.

"Sebelumnya kami membuka Reko Hub yang terletak di kawasan Made, Surabaya dengan kapasitas sebesar 15 ribu ton. Reko Hub ini sebagian besar menangani sampah dari 12 ribu rumah," beber Ernest Layman, Co-founder dan Chief Executive Officer Rekosistem, Sabtu (11/11/2023).

Reko Hub Driyorejo memiliki luas 16 ribu meter persegi melakukan kerja sama dengan Milion Limbah Indonesia untuk melayani beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur. "Dengan penambahan Reko Hub Driyorejo ini, kapasitas pengelolaan sampah anorganik dan daur ulang Rekosistem di daerah ini naik dari 15 ribu ton menjadi 50 ribu ton setiap tahunnya,"ucap Ernest.

Ernest menjelaskan dengan target tingkat daur ulang anorganik naik menjadi 80% berkat fasilitas daur ulang plastik bernilai rendah (low-value plastic atau LVP) yang disediakan oleh Rekosistem dan Million Limbah Indonesia. "Kami juga menerima sampah yang low value seperti kertas dan plastik atau kantong kresek untuk kami bisa daur ulang dengan Milion Limbah Indonesia," terangnya.

Baca Juga:
Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Rekosistem saat ini menyasar Jawa Timur karena menjadi salah satu fokus lantaran produksi sampahnya yang menduduki peringkat kedua di Indonesia yaitu sekitar 5 juta ton sampah per tahunnya. Sejauh ini, tingkat daur ulang Rekosistem di Jawa Timur sudah mencapai 70 persen sejalan dengan yang ditargetkan pada JAKSTRANAS (Kebijakan dan Strategi Nasional).

Foto Para pekerja melakukan pemilihan sampah yang dapat didaur ulang di Reko Hub Driyorejo, Sabtu (11/11/2023). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)Para pekerja melakukan pemilihan sampah yang dapat didaur ulang di Reko Hub Driyorejo, Sabtu (11/11/2023). (Foto: Khaesar/Ketik.co.id)

"Dimana PERPRES No. 97 Tahun 2017 dengan target pengurangan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga sebanyak 30 persen dan penanganan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga sebanyak 70 persen di 2025," ungkapnya.

Reko Hub Driyorejo merupakan evolusi dari Reko Hub Rekosistem yang sebelumnya berfokus untuk menampung, memilah, mendata dan mengolah sampah yang nantinya akan disalurkan kepada industri daur ulang. "Sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan lahan, transportasi, dan waktu yang digunakan untuk proses daur
ulang dari hulu ke hilir," ungkapnya.

Baca Juga:
Jaga Kelestarian Gunung Bromo, Balai Besar TNBTS Gaungkan Gerakan Bawa Turun Sampahmu

Sementara itu, Alex Chandra, Co-founder & CEO Million Limbah Indonesia menjelaskan bahwa alasan mengapa plastik bernilai rendah atau LVP memiliki tingkat daur ulang yang sangat rendah karena kelangkaan teknologi serta tingkat kompleksitas pemrosesannya sehingga jenis plastik ini masih banyak dikategorikan sebagai sampah residu.

"Kami sangat senang bekerja sama dengan Rekosistem dalam upaya bersama kami untuk meningkatkan persentase daur ulang di Indonesia melalui pengolahan sampah dengan lebih banyak jenis," ucapnya.

Alex mengatakan masalah sampah di Indonesia bukan hanya jenis sampah plastik bernilai, namun juga residu yang banyak diabaikan oleh pemain lainnya. "Dengan begitu, tingkat pemulihan materi yang lebih baik bisa dicapai mengingat bahwa layanan penjemputan sampah yang dilakukan Rekosistem banyak menjangkau kawasan pemukiman penduduk," ungkapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Sensasi Ngopi di Esonja Cafe Malang, Gunung dan Sawah Jadi View Andalan

Baca Selanjutnya

GenBI Jember Tanamkan Jiwa Kewirausahaan Digital Sejak Usia Dini

Tags:

Reko Hub Rekosistem sampah Masalah Sampah di Kota Sampah Kota Reko Hub Driyorejo Driyorejo gresik

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar