KETIK, GRESIK – Bulan suci Ramadan, terutama pada sore hari, menjadi waktu yang tepat untuk mencari berkah dan melakukan kegiatan positif.
Salah satunya seperti yang dilakukan Real Estate Indonesia (REI) Komisariat Gresik dengan membagikan seribu paket takjil secara serentak kepada masyarakat di Jalan Wahidin Sudirohusodo depan Icon Mall, Selasa, 3 Maret 2026.
Aksi kepedulian di bulan suci Ramadan ini mengusung tema “Berkah Membangun Negeri, Komisariat REI Gresik Peduli dan Berbagi”.
Angka seribu paket dipilih untuk memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh berbagai lapisan masyarakat.
Pembagian takjil tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, Asisten Sekda Gresik Suprapto, serta anggota dan pengurus REI Gresik yang bersama-sama turun langsung membagikan takjil kepada pengendara maupun masyarakat sekitar.
Ketua REI Gresik, Gagah Purna Ujianto menegaskan bahwa pendistribusian seribu paket ini dilakukan secara strategis agar tepat sasaran.
“Seribu paket takjil ini kami sebar, sebagian kami hantarkan langsung untuk anak-anak di pondok pesantren, dan sebagian lagi kami bagikan kepada pengendara yang melintas di jalan-jalan protokol Gresik,” ujar Gagah didampingi Wakil Ketua H. Yazid.
Ia menyebut, aksi “Seribu Takjil” ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Ramadan REI Gresik yang akan mencapai puncaknya pada acara buka puasa bersama di Surabaya.
Melalui gerakan ini, REI Gresik ingin menunjukkan bahwa mereka tidak hanya membangun hunian, tetapi juga membangun ikatan sosial yang kuat di tengah masyarakat.
“Kami ingin keberadaan REI Gresik benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas. Kami berkomitmen untuk terus tumbuh bersama warga Gresik,” ucapnya.
Wakil Bupati Gresik, dr. Asluchul Alif, mengapresiasi langkah REI Gresik yang dinilai menjadi teladan kolaborasi antara pengusaha dan masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi jumlahnya yang luar biasa. Berbagi seribu paket takjil bukanlah angka yang sedikit, ini adalah bukti nyata kepedulian REI terhadap warga Gresik di momen Ramadan. Mudah-mudahan ini bisa jadi contoh yang lain,” ungkapnya.
Salah satu pengendara motor asal Surabaya, Khusaidi, mengaku senang mendapatkan takjil gratis. Ia bahkan sempat terkejut ketika diarahkan oleh petugas kepolisian karena mengira akan terkena razia.
“Senang sekali ya, bisa dapat takjil gratis. Saya kira tadi saya dirazia polisi, ternyata tidak. Semoga kegiatan seperti ini bisa setiap hari,” katanya sambil tertawa.(*)
