Ramadan Makin Dekat, Berikut Awal Puasa Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Rahmat Rifadin

7 Feb 2026 11:00

Thumbnail Ramadan Makin Dekat, Berikut Awal Puasa Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah
Ilustrasi amalan-amalan sederhana di bulan Ramadhan (Foto:Dihadiri Humala/Ketik.co.id)

KETIK, JAKARTA – Masyarakat Indonesia tampaknya harus bersiap menghadapi potensi perbedaan awal Ramadan 1447 Hijriah.

Bukan soal akurasi data astronomi, melainkan "adu" kriteria antara hilal lokal dan hilal global yang diprediksi bakal memicu perbedaan tanggal dimulainya ibadah puasa tahun ini.

​Peneliti senior Pusat Riset Antariksa BRIN, Prof. Thomas Djamaluddin, mengungkapkan bahwa perbedaan ini sangat mungkin terjadi.

Berdasarkan kalkulasi astronomis, pintu masuk bulan suci Ramadan diperkirakan jatuh pada 18 atau 19 Februari 2026.

Baca Juga:
Khutbah Jumat Syawal di Masjid Al-Akbar! Gubes Unisma Prof Mas’ud Said: Istiqomah Pasca Ramadan Jadi Kunci Kemuliaan

Benturan Konsep Lokal vs Global

​"Sumber perbedaannya bukan lagi perdebatan posisi hilal semata, tapi soal penggunaan konsep hilal wilayah lokal atau global," terang Thomas (6/2/2026).

​Pemerintah Indonesia dan mayoritas ormas Islam sejauh ini setia dengan pendekatan hilal lokal. Artinya, visibilitas hilal harus terdeteksi di langit Nusantara. Masalahnya, pada petang 17 Februari mendatang, posisi bulan di Indonesia masih "tiarap" di bawah ufuk.

​"Karena posisi bulan masih negatif, jika merujuk hilal lokal, maka Ramadan baru dimulai pada 19 Februari," tambah Thomas.

Baca Juga:
Tips Hemat Lebaran: 11 Cara Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos Setelah Idulfitri

​Namun, ceritanya berbeda jika menggunakan kacamata hilal global. Asalkan hilal sudah memenuhi kriteria di belahan dunia mana pun—misalnya di Alaska yang sudah terlihat pada 17 Februari—maka puasa bisa dimulai lebih awal.

Peta Keputusan: Muhammadiyah vs NU & Pemerintah

​Sejauh ini, garis perbedaan sudah mulai terlihat terang benderang:

Muhammadiyah: Telah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Keputusan ini mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang berbasis hisab hakiki.

Nahdlatul Ulama (NU): Masih menunggu hasil rukyatul hilal di akhir Syakban. Namun, jika menilik Almanak NU, prediksi awal puasa jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Pemerintah (Kemenag): Tetap bersandar pada Sidang Isbat yang dijadwalkan 17 Februari. Berdasarkan data BMKG, ketinggian hilal di Indonesia saat itu masih minus 2,41 hingga minus 0,93 derajat—jauh di bawah kriteria MABIMS (minimal 3 derajat).

​Melihat tren data tersebut, pemerintah kemungkinan besar akan menetapkan awal puasa pada 19 Februari melalui metode istikmal (menggenapkan bulan Syakban menjadi 30 hari).

Meski ada potensi tak seragam, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap saling menghormati metode yang diyakini masing-masing pihak. (*)

Baca Sebelumnya

[FOTO] International Day 2026! SD Islam Al Azhar 56 Malang Keliling Eropa

Baca Selanjutnya

100 Finalis Berlaga di Final LIMAS Unisma, Buktikan Matematika Itu Prestisius!

Tags:

ramadan ramadhan

Berita lainnya oleh M. Rifat

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

13 April 2026 02:02

Astra Honda Kumpulkan Dua Podium di ARRC 2026 Seri Perdana Sepang

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

13 April 2026 01:01

Adenanta Langsung Curi Perhatian di Race Perdananya di Kelas ASB1000 ARRC Sepang

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

13 April 2026 00:16

Timnas Futsal Indonesia Takluk dari Thailand di Final Piala AFF Futsal 2026, Harus Puas Raih Runner-Up

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar