PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Jurnalis: Maulidya Hanin Najahah
Editor: Fiqih Arfani

14 Apr 2026 11:07

Thumbnail PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggagas Gerakan “NUConomic”, Gagasan ini disepakati dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jatim di Tuban pada 11–12 April 2026. (Foto: Humas PWNU Jatim)

KETIK, SURABAYA – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggagas Gerakan “NUConomic”, sebuah inisiatif pemberdayaan ekonomi warga NU berbasis semangat Nahdlatut Tujjar.

Gagasan ini disepakati dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jatim di Tuban pada 11–12 April 2026 dan akan diusulkan sebagai gerakan nasional untuk dibahas dalam Konferensi Besar (Konbes) atau Musyawarah Nasional (Munas) NU pada akhir April 2026, sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi warga NU di era Abad Kedua NU.

Wakil Ketua PWNU Jatim, Dr. H. Hakim Jayli, menjelaskan bahwa semangat Nahdlatut Tujjar yang digagas para muassis NU pada masa awal berdirinya organisasi perlu dihidupkan kembali dengan pendekatan yang relevan dengan tantangan ekonomi masa kini.

“Kalau pada Abad Pertama NU ada gerakan Nahdlatut Tujjar yang dikembangkan para muassis NU, maka pada Abad Kedua NU juga harus menjadikan Nahdlatut Tujjar sebagai inspirasi untuk mengembangkan gerakan serupa yang sesuai dengan tantangan ekonomi zaman sekarang,” ujar Hakim Jayli dalam keterangannya di Surabaya, Selasa, 14 April 2026.

Baca Juga:
Reyog Diakui UNESCO, Khofifah Perkuat Ekosistem dan Regenerasi Seniman Menuju Panggung Dunia

Menurutnya, Komisi Ekonomi Muskerwil PWNU Jatim di Tuban telah menyepakati agar Gerakan NUConomic yang berbasis tiga pilar pemberdayaan ekonomi warga NU tersebut diusulkan menjadi gerakan nasional melalui forum Konbes/Munas NU pada akhir April 2026 hingga Muktamar NU pada awal Agustus 2026.

Ia menjelaskan, konsep NUConomic berfokus pada penguatan ekonomi warga NU melalui tiga pilar utama. Pertama, pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Kedua, pendampingan petani, nelayan, dan peternak melalui pengembangan industri hilirisasi. Ketiga, pemanfaatan filantropi Islam seperti zakat, infak, sedekah (ZIS), dan wakaf untuk pemberdayaan ekonomi warga.

Untuk tahap awal pelaksanaan program tersebut, PWNU Jatim akan menjalankan sejumlah pilot project, salah satunya program perhutanan sosial di tiga wilayah yakni PCNU Blitar, Kabupaten Malang, dan Situbondo.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Selain itu, beberapa program yang telah berjalan antara lain sertifikasi halal bagi pelaku UMKM, penguatan permodalan usaha melalui skema ZIS produktif, serta pendampingan dalam pengemasan dan fotografi produk UMKM agar memiliki daya saing di pasar.

Di bidang hilirisasi sektor perikanan dan peternakan, inovasi juga mulai berkembang melalui dukungan kader NU sekaligus alumni ITS, Astutik MT, yang menemukan kolagen berbahan dasar sisik ikan lemuru (Sardinella lemuru) asal Banyuwangi yang memiliki kualitas internasional.

Dalam Muskerwil tersebut, Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, juga menyoroti besarnya potensi ekonomi warga NU yang tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi semata, tetapi juga berperan dalam memperkuat kesejahteraan sosial dan kemandirian umat.

“Potensi ekonomi warga NU sangat besar. Jika dikelola secara sistematis dan terorganisir, hal itu bukan hanya berdampak pada penguatan ekonomi, tetapi juga pada kesejahteraan umat dan kemandirian warga,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa PBNU juga telah mencanangkan pembentukan holding PT Bulan Cahaya Lillah (BCL) yang diharapkan dapat menjadi embrio pengembangan gerakan Nahdlatut Tujjar di Abad Kedua NU.

Selain agenda penguatan ekonomi, Muskerwil PWNU Jatim yang digelar menjelang Konbes/Munas NU pada akhir April serta Muktamar Ke-35 NU pada awal Agustus 2026 tersebut juga menghasilkan usulan pelembagaan Aswaja (Ahlussunnah wal Jamaah) Center sebagai lembaga atau badan khusus di lingkungan NU.

Lembaga ini diharapkan dapat menjadi pusat penguatan pemikiran, kajian, serta pengembangan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai fondasi ideologis dan keilmuan Nahdlatul Ulama. (*)

Baca Sebelumnya

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Baca Selanjutnya

Dugaan Korupsi Tanah Pemkab Muba, Kantor BPKAD dan Tapem Digeledah Kejari

Tags:

nu jatim NUConomic PWNU Muskerwil tuban PWNU Jatim

Berita lainnya oleh Maulidya Hanin Najahah

PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

14 April 2026 11:07

PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

14 April 2026 10:29

Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

14 April 2026 08:40

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

13 April 2026 18:24

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

13 April 2026 09:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

12 April 2026 13:20

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar