KETIK, MALUKU UTARA – Satu jadwal pengiriman, belasan tujuan di Indonesia Timur. Halton Bintang Timur Cargo membuka layanan pengiriman barang via KM Nggapulu, dengan keberangkatan pada 5 Oktober 2026.
Dari Ternate hingga Buli, pelanggan dapat memilih rute sesuai tujuan kiriman. Layanan ini menjangkau Ternate, Tidore, Babang, Morotai, Sanana, Weda, Tobelo, Sofifi, Leilief, Jailolo, Obi, dan Buli.
Bagi keluarga yang mengirim kebutuhan ke kampung halaman maupun pelaku usaha yang memasok barang antardaerah, jadwal kapal menjadi salah satu hal penting untuk diperhatikan. Halton Cargo mengingatkan, penerimaan barang untuk keberangkatan kali ini ditutup pada 3 Oktober 2026.
Pendiri Halton Cargo, Fadli yang akrab disapa Lili, menyebut layanan tersebut disiapkan untuk membantu pelanggan menjangkau berbagai wilayah di Indonesia Timur melalui jalur laut.
“Kami ingin pengiriman ke wilayah timur lebih mudah dijangkau. Untuk jadwal ini, barang berangkat dengan KM Nggapulu pada 5 Oktober,” kata Fadli Senin 28 September 2026.
Baca Juga:
Anak Bacan Bangun Halton Cargo di Tanah Abang, Tiga Tahun Layani Kiriman ke Maluku Utara–MalukuPelanggan yang ingin memastikan tujuan dan informasi pengiriman dapat menghubungi tim Halton Cargo sebelum batas penerimaan barang. Untuk layanan Jakarta, pelanggan dapat menghubungi Lili di 0822-1160-4145. Sementara itu, layanan Ternate dapat dihubungi melalui Sandy di 0821-9412-5908.
Keberangkatan pada 5 Oktober 2026 merupakan satu periode pengiriman. Pelanggan yang tidak dapat mengirim barang pada periode tersebut tetap dapat menggunakan layanan Halton Cargo pada periode berikutnya. Jadwal pengiriman selanjutnya akan dibuka mengikuti jadwal kapal dan dapat ditanyakan melalui nomor telepon yang tertera.
Informasi Halton Cargo juga tersedia melalui Instagram @halton_cargo dan Facebook Halton Cargo. Kantornya beralamat di Jl. Kebun Kacang 4, No. 16 RT 8/RW 6, Tanah Abang, Jakarta Pusat 10240.
Jadwal KM Nggapulu ini melayani pengiriman ke 12 tujuan yang tercantum pada poster. Penerimaan barang ditutup 3 Oktober 2026, sebelum kapal berangkat pada 5 Oktober 2026.
Baca Juga:
Ratusan Reptil Diselundupkan dalam Koper, Kadal Papua hingga Ular Sanca Air