KETIK, PALEMBANG – Tim Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Palembang mengamankan sejumlah pelaku praktik penangkapan ikan ilegal (illegal fishing) dalam operasi patroli di perairan Sungai Musi, Sumatera Selatan, Rabu malam hingga Kamis pagi, 3 sampai 4 Juni 2026.
Operasi tersebut dipimpin Kepala Satwas SDKP Palembang, Robiyanto Tanum, S.Pi., yang berada di bawah Pangkalan PSDKP Batam, Direktorat Jenderal PSDKP Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Patroli menyasar sejumlah titik yang selama ini rawan digunakan untuk aktivitas penangkapan ikan dengan alat tangkap terlarang. Dalam operasi itu, petugas berhasil mengamankan berbagai barang bukti berupa aki yang digunakan untuk setrum ikan, perlengkapan pendukung lainnya, serta mesin kapal tempel milik pelaku.
Sedikitnya tiga pelaku terjaring dalam operasi tersebut. Selain melakukan penyitaan barang bukti, petugas juga memberikan pembinaan dan edukasi kepada para pelaku agar tidak mengulangi perbuatannya.
Baca Juga:
BPJS Kesehatan Latih 160 Fasilitas Kesehatan Tangani Kasus Dyspepsia Lebih OptimalKepala Satwas SDKP Palembang, Robiyanto Tanum, mengatakan patroli rutin dilakukan sebagai upaya menekan penggunaan alat tangkap yang merusak ekosistem perairan.
"Kegiatan ini bertujuan menertibkan pelaku penggunaan alat yang dilarang dalam penangkapan ikan secara ilegal, seperti setrum, racun atau putas, dan metode lain yang merusak ekosistem perairan Sungai Musi," ujarnya.
Menurutnya, penggunaan alat tangkap destruktif dapat menyebabkan kematian ikan secara massal dan mengancam keberlangsungan berbagai biota perairan, termasuk spesies endemik yang hidup di Sungai Musi.
Ia menegaskan Sungai Musi merupakan sumber penghidupan bagi ribuan masyarakat yang menggantungkan ekonomi dari sektor perikanan sehingga kelestariannya harus dijaga bersama.
Baca Juga:
Diduga Peras Perusahaan Pelayaran, Kejati Sumsel Sita Uang Tunai dan Tetapkan Tersangka"Kami mengajak masyarakat untuk menyadari bahwa Sungai Musi merupakan sumber penghidupan dan penghasilan ekonomi, khususnya bagi para nelayan. Melalui patroli rutin ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjaga ekosistem dan keberlangsungan satwa asli endemik Sungai Musi," katanya.
PSDKP Palembang memastikan patroli pengawasan akan terus dilakukan secara berkala guna menekan praktik illegal fishing sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem Sungai Musi yang menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat Sumatera Selatan.