KETIK, BATU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu menargetkan proyek preservasi Simpang Empat Panglima Sudirman-Trunojoyo-Indragiri-Hasanuddin (Patih) rampung pada awal Desember 2026.
Kepala DPUPR Kota Batu, Esty Dwiastuti, menyampaikan bahwa pengerjaan preservasi simpang empat tersebut sejauh ini berjalan sesuai rencana.
“Alhamdulillah, kondisi sudah 60 persen lebih dan kita masih sesuai jadwal untuk penyelesaian seluruh kegiatan preservasi Simpang Patih. Insyaallah awal Desember sudah selesai,” ujarnya, Selasa, 20 Oktober 2026.
Salah satu tahapan yang segera diselesaikan adalah pembukaan kembali Jalan Hasanuddin untuk pengguna jalan pada 28 Oktober 2026.
Pembukaan Jalan Hasanuddin akan dilakukan setelah pekerjaan memenuhi persyaratan teknis, termasuk ketentuan umur beton. Dengan dibukanya kembali jalan tersebut, kendaraan yang sebelumnya tidak dapat melintas, termasuk bus, diperbolehkan kembali menggunakan jalur itu.
Baca Juga:
Kapolres Batu AKBP Panji Tegaskan Komitmen Usut Tuntas Kematian Mahasiswa UB“Untuk yang di Hasanuddin, insyaallah tanggal 28 Oktober ini sudah kami buka karena sudah memenuhi standar dan semua syarat umur beton,” jelasnya.
DPUPR Kota Batu juga telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polres Batu terkait rencana pembukaan kembali akses jalan tersebut. Koordinasi ini dilakukan agar pengaturan lalu lintas dapat menyesuaikan dengan kondisi setelah jalan kembali difungsikan.
Esty menambahkan, selama pelaksanaan proyek, pihaknya belum menghadapi kendala berarti. Dukungan masyarakat dan media turut membantu kelancaran pengerjaan preservasi tersebut.
“Alhamdulillah, sejauh ini masih belum ada kendala. Masyarakat juga mendukung, begitu pula media yang memberitakan sesuai kondisi di lapangan,” katanya.(*)