Proyek Raksasa Surabaya Waterfront Land, Makan Biaya Rp72 Triliun, Rampung 20 Tahun Lagi

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

25 Jul 2024 02:22

Thumbnail Proyek Raksasa Surabaya Waterfront Land, Makan Biaya Rp72 Triliun, Rampung 20 Tahun Lagi
Peta pembangunan Surabaya Waterfront Land. (Foto:Husni Habib/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL) rencananya akan dibangun di pesisir timur Kota Surabaya. Ini merupakan proyek panjang multiyears yang diperkirakan memakan waktu 20 tahun dalam proses pembangunanya selesai.

Proyek SWL ini nantinya pemerintah akan membangun pulau buatan seluas 1.084 hektar. Pulau buatan tersebut dibagi dalam 4 blok dengan rincian Blok A 84 ha, Blok B 120 ha, Blok C 380 ha dan Blok D 500 ha.

Juru Bicara PT Granting Jaya, Agung Pramono mengatakan untuk proyek ini dana yang dianggarkan kurang lebih sekitar Rp72 triliun. Nantinya di atas pulau reklamasi tersebut akan dibangun industri perikanan, pariwisata, hunian dan juga sarana pendidikan.

"Untuk lahan yang di darat sekitar 100 hektar dan pulau reklamasinya 1.084 hektar. Di situ nanti dibangun kawasan terpadu yang menggabungkan industri perikanan, pendidikan, pariwisata dan pemukiman," jelas Agung, Rabu (24/7/2024).

Baca Juga:
PT Waskita Kebut Sekolah Rakyat di Tuban, Target Rampung Juni 2026

Lebih lanjut, dalam pembangunanya nanti proyek SWL ini akan melibatkan banyak stakeholder mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur hingga Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Foto Juru Bicara PT Granting Jaya, Agung Pramono. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)Juru Bicara PT Granting Jaya, Agung Pramono. (Foto: Husni Habib/Ketik.co.id)

Dengan adanya proyek SWL ini diharapkan dapat memajukan industri perikanan yang ada di Indonesia khususnya Surabaya. Selain itu juga dapat menaikkan nilai jual nelayan sekitar dan mendongkrak perekonomian mereka.

"Karena saya melihat nelayan di negara lain kaya-kaya. Kok di Indonesia beda. Itu kan pertanyaan besar. Nah saya sebagai pebisnis menggali bagaimana mendongkrak perekonomian nelayan," tambahnya.

Baca Juga:
Kepala BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Banjir di Kabupaten Pasuruan

Hingga saat ini proyek SWL masih dalam tahap perizinan. Salah satunya pengurusan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) agar proses pembangunan dapat segera dilaksanakan. Karena proyek ini merupakan multiyears dengan pembangunan jangka panjang maka proses yang diperlukan cukup lama.

"Tim AMDAL sudah memantau kegiatan ini. Kami harus segera melengkapi AMDAL dalam rangka proses ke pemerintah lebih lanjut," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Dishub Sleman Gelar Sosialisasi Pengelolaan Parkir, Kabiro Ketik.co.id DIY Jadi Narasumber

Baca Selanjutnya

Bayi 5 Bulan Meninggal Akibat Jalan Rusak, Lasarus: Pak Presiden Tolong Jangan Biarkan Anak-anak Kami Mati Sia-sia

Tags:

PSN SWL PT Granting Jaya Pulau Reklamasi Nelayan terdampak Jangka Panjang

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H