Proyek Jalan Beton Porong-Krembung Retak-Retak meski Baru Dibangun, Ini Data Java Corruption Watch

Jurnalis: Fathur Roziq
Editor: M. Rifat

29 Okt 2023 04:14

Thumbnail Proyek Jalan Beton Porong-Krembung Retak-Retak meski Baru Dibangun, Ini Data Java Corruption Watch
Salah satu ruas jalan beton yang belum ditancapi besi sebagai pengikat dua ruas beton di kawasan Porong hingga Krembung (29/10/2023. (Foto: Sigit Imam Basuki for Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Pembangunan jalan beton (betonisasi) ruas Jalan Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, hingga ke Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo, masih menjadi perhatian. Beton yang baru dibangun ditemukan retak-retak di berbagai titik. Data-datanya diungkap oleh Ketua Java Corruption Watch Sigit Imam Basuki ST.

Sigit menyebutkan uraian singkat pekerjaan proyek tersebut. Pembetonan Jalan Juwet Kenongo—Krembung, Sidoarjo, itu merupakan proyek peningkatan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di Kabupaten Sidoarjo.

Peningkatan jalan itu berupa rigid pavement, pemancangan sheet pile beton, dan saluran drainase tipe U-ditch beton. Dananya bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023. Dengan nilai pagu Rp 59.734.666.000,00. Harga penawaran Rp 49.261.098.842,51.

”Peserta tendernya 83 perusahaan dan dimenangkan oleh PT dari Lamongan,” sebut Sigit yang mengutip dari laman Lelang Pengadaan Barang dan Jasa secara Elektronik di LPSE Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Baca Juga:
Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Hingga saat ini, lanjut Sigit, dirinya masih terus bertanya-tanya. Benarkah jalan beton sepanjang sekitar 5,6 kilometer itu dibangun tanpa penulangan dan wiremesh. Lebih-lebih Jalan Juwet Kenongo, Porong, hingga Krembung, Sidoarjo, itu tergolong jalan yang dilewati kendaraan berat. Bisa sampai 20 ton hingga 30  ton.

Pekerjaan betonisasi itu seharusnya menggunakan tulangan besi. Untuk menahan beban dan melenturkan beton. 

Foto Foto titik jalan beton antara Porong hingga Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Ada titik beton yang terlihat retak. Ada pula yang terlihat tidak retak. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Foto titik jalan beton antara Porong hingga Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Ada titik beton yang terlihat retak. Ada pula yang terlihat tidak retak. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (25/10/2023), Sigit Imam Basuki mengecek langsung kondisi beton di Porong, Sidoarjo. Jalan sepanjang 5,6 kilometer itu membentang di atas jalan aspal. Sumbernya dana APBN dengan pagu Rp 59 miliar dan nilai kontrak Rp 49 miliar.

Baca Juga:
Terbaik! Gubernur Khofifah Sudah 59 Kali Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan

Di kawasan Desa Lajuk, Kecamata Porong, Sidoarjo, dia memperhatikan beberapa bagian beton yang terlihat retak. Sebagian terlihat jelas. Retak sejak di dasar beton setebal 30 sentimeter di satu sisi memanjang hingga ke sisi lain. Keretakan itu muncul di bawah bagian atas beton yang digerinda bagian di atasnya. Bukan beton yang di-cutting bagian per bagian.

Sigit mengaku sudah menghitung jumlah titik-titik retakan yang terlihat di sepanjang jalan beton antara Desa Lajuk, Kecamatan Porong, hingga Desa Jenggot, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Ada beberapa retakan yang terlihat seperti patah hingga ke bawah. Ada juga yang tampak retak saja.

”Ada lebih dari 50 titik,” katanya pada Rabu siang (25/10/2023).

Ketika dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (BM SDA) Sidoarjo Dwi Eko Saptono MT menyatakan proyek betonisasi di Porong—Krembung akan ditinjau tim ahli.

Untuk sementara, bisa dikatakan, kondisi keretakan beton di Porong—Krembung, Sidoarjo, tidak separah yang terjadi di ruas Mojoruntut, Sidoarjo, hingga perbatasan Ngoro, Mojokerto. Ada kemungkinan, keretakan terjadi karena kurang curing.

”Nanti akan kami perbaiki,” kata Dwi saat ditemui di kantor DPRD Sidoarjo pada Kamis (26/10/2023).

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdor Ali menyatakan proyek pembetonan ruas Jalan Porong—Krembung, Sidoarjo, itu merupakan program jalan inpres (instruksi presiden). Yang melelang adalah pemerintah pusat.

”Tanyakan pada yang melelang. Itu jalan inpres,” ungkapnya. (*)

Baca Sebelumnya

Ketua PSSI dan Menpora Tinjau GBT: Siap 100 Persen Buat Piala Dunia!

Baca Selanjutnya

Ketum PSSI Pastikan Presiden FIFA dan Presiden RI Datang ke Pembukaan dan Penutupan Piala Dunia U-17

Tags:

Betonisasi Jalan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo Jalan Beton Sidoarjo Jalan Beton Juwet Kenongo--Krembung Jalan Beton Retak

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

10 April 2026 06:12

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar