Proses Pencarian Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Tunggu Data KRI Fanildo

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Mustopa

6 Jul 2025 13:39

Thumbnail Proses Pencarian Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Tunggu Data KRI Fanildo
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno saat diwawancarai, Minggu, 6 Juli 2025. (Foto: Basarnas Surabaya)

KETIK, SURABAYA – Tim SAR gabungan masih terus mencari keberadaan penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali.

Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno menjelaskan, tim SAR telah melakukan evaluasi data dan menunggu hasil dari kapal KRI Fanildo dan tim eksper hidrografi untuk memastikan lokasi dan kondisi kapal yang tenggelam.

"Alhamdulillah, kita sudah mendapat arahan dan mengevaluasi dari datum yang kemarin dengan menunggu hasil data dari kapal KRI Fanildo dan tim eksper dari hidrografi untuk menjadi lebih jelas lagi," ujar Laksmana Muda Ribut Eko saat dikonfirmasi, Minggu, 6 Juli 2025.

Laksamana Muda TNI Eko menambahkan bahwa data hidrografi yang diambil saat ini sedang diolah dan KRI Fanildo akan menuju lokasi untuk menurunkan ROV (Remotely Operated Vehicle). Sementara itu, tim penyelam sedang menyiapkan alat dan peralatan serta kondisi mental mereka untuk melakukan penyelaman.

"Dalam pengelolaan proses juga paralel, KRI Fanildo akan menuju ke lokasi untuk menurunkan ROV. Kemudian, paralel juga para penyelam sedang menyiapkan alat peralatan dan kondisi mental mereka," katanya.

Nantinya tim SAR akan melakukan penyelaman dengan memperhatikan faktor safety lingkungan dan tidak mengganggu transportasi yang ada.

"Manakala, kalau hari ini bisa kita lakukan penyelaman, kita akan lakukan dengan memperhatikan faktor safety lingkungan dan tidak mengganggu transportasi yang ada," ujar Laksamana Muda TNI Eko.

Mengenai kemungkinan korban lain berada di dalam kapal, Eko mengatakan bahwa peluang itu bisa saja terjadi. "Peluang itu bisa saja terjadi. Saya menyampaikan mungkin patut diduga. Saya belum bisa memastikan," ungkapnya.

Tim SAR akan melakukan observasi bawah air dengan ROV dan menurunkan penyelam untuk mengobservasi secara fisik langsung di palka-palka dan di benda barang yang ada di situ.

"Observasi bawah air dengan ROV sudah kita dapatkan. Kemudian kita menurunkan penyelam, mengobservasi secara fisik langsung di palka-palka dan di benda barang yang ada di situ," ujarnya.

Jumlah penyelam yang akan diturunkan sebanyak 22 orang, namun ada beberapa yang tidak bisa diturunkan karena alasan kesehatan. "Untuk jumlah penyelam dari yang 22 sudah di medical check-up, ada beberapa yang tidak bisa kita turunkan sebagai penyelam," kata Eko.

Eko berharap bahwa operasi SAR dapat dilakukan dengan maksimal dan meminta doa dari masyarakat agar tim SAR dapat bekerja dengan cepat dan efektif. "Mohon doanya, mudah-mudahan tim bisa bekerja cepat. Kami juga berpacu dengan waktu," ujarnya. (*)

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Dampingi Kepala Basarnas Tinjau Siaga SAR Lebaran di Tanjung Perak

Baca Juga:
Pastikan Kesiapsiagaan Lebaran, Gubernur Khofifah Bareng Kepala BASARNAS Tinjau Posko Tanjung Perak
Baca Sebelumnya

Dari Papua ke Sumenep, Kak Ichsan Anggota Polres Merauke yang Ikuti Kursus Pelatihan Pembina Pramuka Dasar Kwarda Jatim

Baca Selanjutnya

SWI Aceh Kecam Penyerangan Terhadap Jurnalis dan Pengurus IWOI Aceh Besar

Tags:

KMP Tunu Pratama Jaya Kapal Tenggelam Selat Bali Basarnas Surabaya Basarnas kejadian di Jawa Timur.

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar