Program Wanita Tangguh, Komitmen PT Pupuk Kujang Berdayakan Masyarakat

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

12 Okt 2024 15:44

Thumbnail Program Wanita Tangguh, Komitmen PT Pupuk Kujang Berdayakan Masyarakat
Salah satu kegiatan dalam program Kujang Wanita Tangguh, bagian dari TJSL PT Pupuk Kujang pilar ekonomi. (Foto: Kujang)

KETIK, BANDUNG – Dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, PT Pupuk Kujang berkomitmen dalam melakukan pemberdayaan masyarakat di area Ring 1 melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) pilar ekonomi, sosial dan lingkungan.

“Untuk pilar ekonomi kami menjalankan program Kujang Wanita Tangguh. Kemudian pilar sosial ada Kujang Merawat Hutan, Sejahterakan Desa. Lalu, program lingkungan Kampung Iklim Pagadungan Indah,” urai Agung Gustiawan, Vice President TJSL PT Pupuk Kujang, Sabtu (12/10/24).

Program Kujang Wanita Tangguh (KUWAT) merupakan program pemberdayaan di bidang konveksi. Penerima manfaat program ini adalah kelompok rentan yakni perempuan usia produktif belum bekerja atau ibu rumah tangga dari keluarga pra sejahtera di Kecamatan Cikampek.

“Tujuannya, meningkatkan keterampilan kerja bagi kelompok rentan, mengurangi pengangguran dari kelompok rentan dan meningkatkan pendapatan kelompok rentan melalui kelompok usaha bersama,” jelasnya.

Baca Juga:
Puluhan Mahasiswa Sampang Geruduk Kantor Disperta KP, Persoalkan Dugaan Penjualan Pupuk Subsidi di Atas HET

Di tahun pertama program, 15 penerima manfaat mendapatkan pelatihan menjahit bertahap dan berkelanjutan mulai dari teknik yang mudah hingga teknik yang rumit di Akademi Berdaya. Mereka belajar membuat baju, celana, gamis, jilbab, dan aksesoris seperti pita, dan sebagainya. Penerima mafaat dari akademi berdaya juga mendapatkan training of trainer, sehingga dapat memberikan pelatihan pada peserta akademi berdaya periode selanjutnya.

“Dari kegiatan tersebut, setiap anggota bisa menerima pesanan menjahit di rumah masing-masing dengan bayaran Rp 150.000 – Rp 250.000 per pcs bergantung tingkat kesulitan desain baju,” jelasnya.

Selain itu mereka juga membuka jasa permak dengan upah Rp 10.000 – Rp 20.000 per pcs. Di inkubasi bisnis produk dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 350.000. Beberapa peserta berhasil terserap menjadi tenaga kerja di perusahaan garmen di Kabupaten Karawang dan sekitarnya.

Pada pilar sosial, Kujang Merawat Hutan ditujukan melestarikan lingkungan. Kegiatan-kegiatan yang telah terlaksana dalam pilar ini yaitu Konservasi Tanaman Langka dan Penambahan Vegetasi Lebah.

Baca Juga:
Dari Gulma Jadi Berkah, Ditpolairud Sumsel Ubah Eceng Gondok Jadi Pupuk Organik

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemupukan Hasil Hutan Berkelanjutan. Pasalnya, selama ini para petani hutan utamanya pertanian kopi cenderung melakukan pemupukan tanpa dosis yang terukur. 

Salah satu dampak negatif dari kebiasaan ini yaitu berkurangnya kesuburan tanah akibat pemupukan yang berlebih. Oleh karena itu PT Pupuk Kujang melalui departemen riset memperkenalkan pemupukan yang sesuai takaran melalui riset awal identifikasi unsur hara tanah, penentuan dosis pupuk dan bantuan pemupukan.

Perusahaan juga melakukan edukasi pengolahan limbah kopi menjadi pupuk. Limbah yang dihasilkan seperti kulit kopi diolah menjadi pupuk organik melalui proses fermentasi dengan EM4 untuk dapat digunakan kembali oleh petani dalam tahap budidaya.

Dalam hal pilar lingkungan, Pupuk Kujang menjalankan program Kampung Iklim Pagadungan Indah yaitu program pemberdayaan masyarakat untuk dapat adaptasi dan mitigasi dengan adanya perubahan iklim.

Pada tahun pertama, PT Pupuk kujang melakukan kegiatan penghijauan di fasilitas umum desa Pagadungan Indah. Penghijauan dilakukan pada area seluas 950 m2. Tanaman-tanaman yang dikembangkan merupakan tanaman dari Taman Kehati PT Pupuk Kujang. 

Selain itu, masyarakat juga diedukasi untuk mengolah sampah menjadi pupuk kompos yang digunakan untuk kegiatan penghijauan.(*)

Baca Sebelumnya

Memukau! Doktor Asal Amerika Ini Bawakan Tari Kontemporer di Hari Jadi ke-79 Jatim

Baca Selanjutnya

10 Tahun Dibina Bu Nyai Lathifah, Produk UMKM di Kepanjen Ini Sukses Tembus Pasar Nasional

Tags:

kujang pupuk kujang wanita tangguh pupuk

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar