KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47 12 Apr 2026 16:47

Isa Anshori, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Kegiatan silaturahmi keluarga besar KONI Kabupaten Kediri bersama seluruh cabang olahraga yang digelar di Kebun Belimbing Turus, Kecamatan Gurah, Minggu 12 April 2026. (Foto: Humas KONI Kediri)

KETIK, KEDIRI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri menatap ambisi besar dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Target menembus lima besar mulai dipersiapkan melalui berbagai langkah strategis, mulai dari pembinaan atlet, penguatan regulasi, hingga peningkatan fasilitas olahraga.

Komitmen tersebut diungkapkan dalam kegiatan silaturahmi keluarga besar KONI Kabupaten Kediri bersama seluruh cabang olahraga yang digelar di Kebun Belimbing Turus, Kecamatan Gurah, Minggu 12 April 2026 

Ketua Umum KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pengurus dan pelaku olahraga di daerah.

"Ini menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan langkah ke depan agar prestasi olahraga Kabupaten Kediri bisa meningkat signifikan," jelas Hakim.

Hakim mengungkapkan, hasil evaluasi Porprov sebelumnya menjadi catatan penting. Dari sekitar 500 atlet yang diberangkatkan, hanya sekitar 100 atlet yang berhasil menyumbangkan medali.

"Artinya dari total atlet yang kita kirimkan, hanya sekitar 20 persen yang berpotensi meraih medali," imbuhnya.

Kondisi tersebut, lanjut Hakim menjadi dasar pembenahan dalam menghadapi Porprov 2027. Pihaknya menargetkan peningkatan signifikan, minimal 60 persen atlet mampu meraih medali.

"Ke depan kita targetkan minimal 60 persen atlet berpotensi meraih medali, syukur bisa lebih dari itu," bebernya.

Selain pembinaan atlet, KONI Kabupaten Kediri juga menekankan pentingnya penataan administrasi dan efektivitas pengiriman atlet agar lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Dewan Penasehat KONI Kabupaten Kediri, Mokhamat Muhsin menekankan pentingnya menjaga dan melindungi atlet lokal agar tidak mudah berpindah ke daerah lain.

Menurutnya, regulasi terkait kompensasi pembinaan atlet perlu diperjelas agar tidak menimbulkan celah dan potensi permasalahan di kemudian hari.

"Jangan sampai atlet potensial kita lepas begitu saja. Harus ada komitmen bersama untuk menjaga aset prestasi daerah," tegasnya.

Muhsin juga menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan dukungan konkret, termasuk rencana pembentukan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) pada 2027 serta pengembangan fasilitas olahraga.

Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan GOR Totok Kerot yang akan dilengkapi dengan fasilitas representatif guna menunjang pembinaan atlet.

Selain itu, peningkatan anggaran hibah untuk olahraga juga diharapkan mampu mendorong peningkatan prestasi secara signifikan.

"Dengan dukungan anggaran yang meningkat, tentu harus diimbangi dengan prestasi yang lebih baik," jelas Muhsin.

Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah, pembinaan atlet yang terarah, serta komitmen seluruh pengurus cabang olahraga, KONI Kabupaten Kediri optimistis mampu bersaing di papan atas Porprov Jatim 2027.(*)

Tombol Google News

Tags:

KONI Kediri Porprov Jatim Pembinaan Atlet kediri Olahraga Kediri Kediri hari ini