Program Pendidikan di Jombang Dinilai Amburadul, Bupati Diminta Evaluasi Plh Kadisdikbud

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

4 Jul 2025 10:30

Thumbnail Program Pendidikan di Jombang Dinilai Amburadul, Bupati Diminta Evaluasi Plh Kadisdikbud
Masalah di SPMB Kabupaten Jombang (Ilustrator: Rihad Humala/Ketik)

KETIK, JOMBANG – Program pendidikan yang sedianya menjadi pilar peradaban di Kabupaten Jombang kembali menuai sorotan tajam. Setelah serangkaian persoalan mulai dari sengkarut penerimaan peserta didik baru, polemik pengadaan seragam gratis, hingga dugaan praktik tak patut di lapangan, sejumlah pihak mendesak Bupati Jombang segera turun tangan mengevaluasi kinerja Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud).

Masalah-masalah itu dinilai bukan sekadar insiden teknis, melainkan gejala kegagalan tata kelola yang lebih serius. Program yang mulia, kata sejumlah pengamat pendidikan, terancam kehilangan legitimasi jika terus-menerus diwarnai dugaan penyimpangan.

Direktur Linkar Indonesia untuk Keadilan (LInK) Jombang, Aan Anshori menilai kekacauan ini mencerminkan gunung es masalah lebih besar dalam kebijakan pendidikan dasar dan menengah di kabupaten tersebut.

“SPMB yang amburadul ini hanya satu potret. Ada juga promosi massal kepala sekolah yang tak kalah bermasalah, dan penyediaan seragam gratis tahun 2025 yang pelaksanaannya tak transparan,” kata Aan saat dihubungi, Kamis 4 Juli 2025.

Baca Juga:
[FOTO] FRMJ Demo Pemkab dan DPRD Jombang: Masyarakat Disuruh Irit BBM, Pejabat Foya-Foya!

Menurut Aan, situasi ini menimbulkan ketidakpastian bagi banyak keluarga. Orang tua murid yang merasa dirugikan sistem PPDB 2025 sebaiknya tidak berhenti pada keluhan. 

Ia mendorong agar mereka memperjuangkan hak anak-anaknya melalui jalur hukum dan politik yang tersedia.

“Saya menyarankan Pak Hartono dan wali murid lain untuk melapor ke DPRD atau Bupati. Kalau memang ditemukan indikasi perbuatan melawan hukum oleh Dinas Pendidikan, mereka bisa menggugat secara perdata,” ujarnya.

Aan juga menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh oleh DPRD Jombang.

Baca Juga:
Pasar Ploso Jombang Jadi Sorotan Publik, Kanopi Ambrol Lagi di Tengah Proses Audit BPK

Ia meminta dewan segera memanggil para pemangku kebijakan, mulai dari Sekretaris Daerah hingga Kepala Dinas Pendidikan beserta jajarannya. Evaluasi ini, menurut dia, tidak boleh berhenti di rapat-rapat tertutup.

“Hasil evaluasi harus disampaikan secara transparan dan akuntabel kepada publik. Kalau tidak, ketidakpercayaan terhadap pemerintah daerah hanya akan semakin dalam,” tambah Aan.

SPMB di Jombang pada tahun ajaran baru ini memang menuai protes. Sejumlah orang tua murid mengeluhkan jadwal yang berubah-ubah, informasi yang minim, hingga dugaan ketidakadilan dalam proses seleksi. Belum reda polemik pendaftaran, program seragam gratis yang dijanjikan pemerintah daerah juga dipertanyakan transparansinya.

Kekacauan beruntun itu menunjukkan belum tuntasnya pembenahan tata kelola pendidikan dasar dan menengah di Jombang. Dalam jangka panjang, dampaknya bukan hanya merugikan peserta didik, tetapi juga melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan publik. (*)

Baca Sebelumnya

SK Badan Hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jatim Selesai 100 Persen, Khofifah: Paling Cepat Se-Indonesia

Baca Selanjutnya

Polisi Bubarkan Ratusan Simpatisan PSHT yang Tutup Jalan di Karangkates Kabupaten Malang

Tags:

Disdikbud Jombang Seragam Sekolah Gratis pemkab Jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

6 April 2026 14:21

Izin Belum Lengkap, Pabrik Pemotongan Ayam di Jombang Disetop Satpol PP

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H