KETIK, SURABAYA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jawa Timur baru dimulai di 8 daerah pada Senin, 6 Januari 2025. Delapan daerah tersebut antara lain Sidoarjo, Pacitan, Ponorogo, Ngawi, Madiun, Magetan, Bojonegoro dan Malang.

Dimulainya program Makan Bergizi Gratis ditandai dengan didirikannya dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertempat di masing-masing Kodim.

Untuk di Sidoarjo, Kodim 0816, atau bekas Asrama Kompi Senapan B Yonif 516 Larangan yang dijadikan lokasi SPPG. 

"Pelaksananya tetap dadi Satlak SPPG, kebetulan di beberapa wilayah kodim yang jadi pendamping giat tersebut," ujar Kapendam V/Brawijaya Kolonel Kav Donan Wahyu Sejati, Senin, 6 Januari 2025.

Untuk pendistribusian, Donan mengaku akan dilakukan dua tahap. Tahap pertama akan dilakukan pukul 08.30 WIB dan kedua pukul 10.30 WIB.

Baca Juga:
Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Ikhtiar Spiritual, Bersholawat Bareng Gus Iqdam di Surabaya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai akui dari 38 kabupaten/kota hanya 8 yang baru memulai program tersebut. Pelaksanaan program MBG ini akan dilakukan secara bertahap.

"Belum semua daerah, ini bertahap," ucapnya.

Dalam pelaksanaan MBG pertama kali digelar di SDN Larangan Sidoarjo. Mobil Dapur Sistem Pangan dan Gizi (SPPG) Sidoarjo tiba di SDN Larangan pukul 08.30 WIB tepat. 

Sebanyak 399 porsi box makanan yang terbuat dari stainless akan dibagikan mulai kelas 1 hingga 6 di SDN Larangan. Nantinya makan bergizi gratis ini dibagikan pukul 09.30 WIB saat memasuki jam istirahat. 

Baca Juga:
DPRD Sidoarjo Sidak MPLS SMPN 1 Sidoarjo, Temukan Siswa Belum Sarapan dan MBG Kepanasan

“Langsung dikoordinir sama setiap wali kelas. Kami bagikan jam 09.30 WIB karena kami tidak fullday,” kata Plt Kepala Sekolah SD Larangan, Sjamsuarni Puji Rahayu. 

Setiap siswa akan menyantap makan bergizi gratis secara bersama-sama di dalam kelas selama tiga puluh menit. 

Rahayu mengaku mendukung program yang dicanangkan pemerintah ini karena turut dianggap membantu perekonomian siswa kurang mampu. 

“Kita menyambut baik, tinggal kita memberikan informasi yang jelas untuk orangtua dan guru supaya semua tumbuh  kembang anak bisa tercover,” pungkasnya. 

Diketahui, hari ini makan bergizi gratis mulai didistribusikan ke sejumlah sekolah negeri dan swasta di Sidoarjo dengan total 3 ribuan porsi. (*)