Profil Thomas Djiwandono: Keponakan Prabowo, Wamenkeu, Kini Calon Kuat Deputi Gubernur BI

21 Januari 2026 21:38 21 Jan 2026 21:38

Thumbnail Profil Thomas Djiwandono: Keponakan Prabowo, Wamenkeu, Kini Calon Kuat Deputi Gubernur BI

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono. (Foto: Kemenkeu)

KETIK, JAKARTA – Satu bangku Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) kosong setelah Juda Agung mengajukan permohonan mundur dari jabatannya kepada Presiden RI. Atas dasar itu, Presiden Prabowo Subianto mengusulkan tiga nama calon Deputi Gubernur kepada DPR RI melalui Surat Presiden (Surpres). Salah satu nama yang diajukan adalah Wakil Menteri Keuangan yang juga keponakannya sendiri Thomas Djiwandono.

Thomas pun kini jadi perbincangan sebagai calon kuat Deputi Gubernur BI. Apalagi, dalam beberapa bulan terakhir Thomas kerap ditugaskan mengikuti Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI oleh Menteri Keuangan Purbaya.

Ada dua calon lain yang diajukan Prabowo ke DPR. Keduanya yakni Solikin M Juhro yang saat ini bertugas sebagai Asisten Gubernur BI, dan Dicky Kartikoyono selaku Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI.

Ketiga kandidat tersebut akan menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI. Jadwal pelaksanaan uji tersebut akan ditentukan oleh DPR.

Profil Thomas Djiwandono

Thomas Djiwandono dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang moneter. Pria kelahiran Jakarta, 7 Mei 1972 itu merupakan putra mantan Gubernur BI Soedradjad Djiwandono.

Soedradjad merupakan suami dari Biantiningsih Miderawati yang merupakan kakak kandung Presiden Prabowo Subianto. Thomas juga merupakan cicit R.M. Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).

Thomas menempuh pendidikan sarjana bidang sejarah di Haverford College, Pennsylvania. Ia melanjutkan studi magister di bidang hubungan internasional dan ekonomi internasional di Johns Hopkins University, serta sempat menempuh pendidikan di School of Advanced International Studies (SAIS), Washington DC.

Pernah Jadi Wartawan

Karier profesional Thomas dimulai sebagai wartawan pada 1993. Ia kemudian beralih ke sektor keuangan sebagai analis di Whetlock NatWest Securities, Hong Kong. Pada 2006, Thomas bergabung dengan Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo dan menjabat sebagai Deputy CEO di perusahaan agribisnis tersebut.

Di bidang politik, Thomas aktif di Partai Gerindra. Ia pernah maju sebagai calon anggota legislatif di Kalimantan Barat dan sempat menjabat sebagai Bendahara Umum Partai Gerindra.

Thomas dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan pada 18 Juli 2024 di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo dan tetap melanjutkan tugasnya di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Kehidupan Pribadi

Thomas adalah putra pertama dari pasangan Joseph Soedradjad Djiwandono (ayah) dan Biantiningsih Miderawati Djojohadikusumo (ibu). Ayah Thomas adalah Gubernur Bank Indonesia periode 1993–1998 sedangkan ibunya adalah kakak kandung dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Hashim Djojohadikusumo.

Ia menjalani pendidikan di SMP Kanisius Menteng, Jakarta dan kemudian berkuliah di jurusan sejarah dari Universitas Haverford College, Pennsylvania, dari 1990 sampai 1995 serta jurusan International Relations and International Economics dari Johns Hopkins University School of Advanced International Studies, Washington, Amerika Serikat.

Ia memulai kariernya sebagai wartawan Majalah Tempo pada 1993 dan kemudian bergabung dengan Indonesia Business Weekly pada 1994. Dia juga pernah bekerja sebagai analisis keuangan di Wheelock NatWest Securities, Hong Kong.

Pendidikan

Thomas menyelesaikan Sarjana Studi Sejarah (B.A. History) di Haverford College, Amerika Serikat tahun 1994. Pada 2003, ia meraih gelar M.A. di bidang Hubungan Internasional dan Ekonomi Internasional dari Johns Hopkins University, Amerika Serikat. (*)

Tombol Google News

Tags:

Thomas Djiwandono Deputi Gubernur BI Bank Indonesia prabowo