Produktivitas Apel di Kota Batu Terus Turun, Petani: Tanah Sudah “Jenuh” Akibat Zat Kimia

Editor: Dendy Ganda Kusumah

10 Des 2025 14:53

Thumbnail Produktivitas Apel di Kota Batu Terus Turun, Petani: Tanah Sudah “Jenuh” Akibat Zat Kimia
Seorang petani apel di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sedang melakukan perawatan terhadap kebun apelnya, Rabu, 10 Desember 2025. (Foto: Dendy Ganda/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Utomo, mengungkap salah satu permasalahan yang dihadapi para petani apel di Kota Batu. Menurut petani apel dari Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, tersebut, turunnya produktivitas apel mereka tak lepas dari kondisi tanah, yang sudah jenuh akibat penggunaan zat-zat kimia. 

"Sejak sekian lama, kita terlalu banyak menggunakan zat-zat kimia. Jadi, tanahnya akhirnya rusak," kata Utomo kala ditemui Ketik.com, Rabu, 10 Desember 2025.

Menurut Utomo, sejak lama, mereka memang kerap menggunakan bahan-bahan kimia. Selain sebagai pupuk, pria 65 tahun ini menambahkan, bahan-bahan kimia juga dimanfaatkan sebagai suplemen bagi tanaman.

"Nah, meski tidak langsung disemprotkan ke tanah, seperti pupuk, bahan kimia untuk suplemen ini nantinya kan jatuh ke tanah. Inilah yang membuat kandungan kimia di tanah jadi tinggi," tuturnya.

Baca Juga:
Jaga Ikon Daerah, Cak Nur dan Mas Heli Turun Langsung Panen Apel Bersama Petani

Produktivitas tanaman apel Kota Batu sendiri sedang berada dalam tren menurun. Saat ini, jumlah produksi apel Kota Batu nyaris tinggal seperempat dibanding enam tahun lalu.

Pada 2024, jumlah produksi apel Kota Batu tinggal 14,028 ton. Sementara, pada 2019, jumlah panen apel Kota Batu mencapai 50,525 ton.

Sementara itu, pernyataan Utomo soal kondisi tanah kebun Apel Kota Batu diamini oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu, Heru Yulianto. Ia menyebut, kondisi tanah juga berpengaruh terhadap produktivitas tanaman dari suku Rosaceae atau mawar-mawaran tersebut.

"Kemampuan tanah ini juga berpengaruh terhadap produktivitas apel," kata Heru.

Baca Juga:
Terima Pimpinan Ketik.com, Cak Nur Ajak Kolaborasi Bangun Kota Batu Melesat

Selain kondisi tanah, Heru juga menyebut ada faktor lain di balik menurunnya produktivitas kebun apel di Kota Batu. Faktor tersebut, sambungnya, adalah faktor alam.

"Sektor pertanian ini tidak bisa lepas dari faktor alam. Iklim berpengaruh lebih dari 60 persen terhadap produktivitas apel. Cuaca ekstrem, termasuk curah hujan, sangat berpengaruh terhadap apel," ia menandaskan. (*)

Baca Sebelumnya

Saya Ndherek Titip Masa Depan Sleman, Pesan Bupati Harda Kiswaya untuk Guru DIY

Baca Selanjutnya

Bukan Cuma Hijau! Kenali 4 Varietas Apel Batu yang Paling Hits: Mana yang Cocok untuk Dimakan atau Dijadikan Sari?

Tags:

Gerebek Batu GerebekBatu apel batu kebun apel kota batu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

15 April 2026 18:56

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

14 April 2026 06:49

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

14 April 2026 06:29

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Mindful Living Tanpa Plastik

11 April 2026 20:13

Mindful Living Tanpa Plastik

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

9 April 2026 13:12

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar