KETIK, MALANG – Sebanyak 6 sekolah rusak di Kota Malang bakal segera diperbaiki. Pemerintah Kota Malang telah mengalokasikan anggaran perbaikan melalui PAK APBD 2026.
Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Muflikh Adhim menjelaskan perbaikan harus segera dilaksanakan, khususnya sekolah dengan kondisi darurat.
"Jadi memang perbaikan untuk keadaan darurat ya, kemarin kan ada kebakaran. Itu yang kita alokasikan ke sana untuk perbaikan sekolah," ujarnya, Kamis 1 Oktober 2026.
Semula, terdapat 9 sekolah yang diajukan untuk mendapatkan perbaikan menggunakan alokasi anggaran sebesar Rp500 juta. Rinciannya, SDN Purwantoro 2, SDN Kotalama 2, SDN Merjosari 5, SDN Bareng 3, SDN Purwantoro 7, dan SDN Purwodadi 2, SDN Mulyorejo 1, SDN Balearjosari 1, SDN Mergosono 3. Selain itu, terdapat alokasi Rp100 juta untuk rehabilitasi sedang–berat bagi PAUD TK Pelita Hati.
Namun saat ini, hanya 6 sekolah yang dapat diperbaiki, menyusul peristiwa kebakaran yang terjadi di SMPN 7 Kota Malang dan SDN Cemorokandang 2.
Baca Juga:
Kantongi Izin BKN, Pemkot Malang Siap Lantik 176 Pejabat Baru"Jumlah sekolahnya kalau yang terdampak kemarin kebakaran ada dua. Totalnya kurang lebih enam sekolah tambahannya," sebutnya.
Dari enam sekolah yang membutuhkan perbaikan, mayoritas mengalami kerusakan bagian atap akibat keropos.
"Kerusakan yang biasanya itu ada atap. Atapnya itu sudah keropos, gitu ya. Itu kan harus diganti. Untuk kebanyakan seperti itu. Kalau kemarin yang keadaan kebakaran, itu yang kita tangani terlebih dahulu," katanya.
DPRD Kota Malang sendiri sempat menyarankan agar tiap sekolah mendapat alokasi anggaran perbaikan Rp200 juta. Namun, kondisi tersebut tidak memungkinkan akibat keterbatasan anggaran.
Baca Juga:
Trans Jatim Koridor 2 Ditargetkan Beroperasi Oktober 2026, Angkot Kota Malang Disiapkan Jadi Feeder"Kita berupaya tapi anggarannya kan terbatas. Kita lihat anggarannya, kita lihat kerusakannya juga," pungkasnya.(*)