Preservasi, Voluptaria Ulas Situs Kayutangan Heritage Kota Malang

Jurnalis: Nata Yulian
Editor: Naufal Ardiansyah

1 Apr 2023 12:25

Thumbnail Preservasi, Voluptaria Ulas Situs Kayutangan Heritage Kota Malang
Voluptaria membeberkan cara merawat heritage di situs Kayutangan Kota Malang. (Foto: Dok. Voluptaria)

KETIK, MALANG – Malang bisa lebih mampu dari pada sekarang dalam meningkatkan potensi pariwisata heritage. Hal tersebut ditegaskan oleh Irawan Paulus, seorang budayawan asal Kota Malang dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Voluptaria, kelompok diskusi mahasiswa prodi Pariwisata FIA Universitas Brawijaya pada 31 Maret 2023 kemarin.

Acara yang dilaksanakan di Kedai Namsun, Kota Malang, diikuti oleh puluhan mahasiswa serta pegiat budaya. Tujuan diskusi ini yakni untuk meningkatkan pengetahuan serta kepedulian akan cagar budaya.

Adapun Voluptaria memang berfokus untuk mengkaji isu-isu pariwisata, budaya, konservasi, preservasi sumber daya kultural dan natural. Menurut mereka, aset sejarah merupakan sumber daya tak terlihat yang mampu dikembangkan, bahkan bisa memberikan peluang ekonomi yang besar melalui pariwisata. Maka dari itu, Voluptaria mengadakan diskusi terkait untuk mengupayakan tujuan tersebut.

Lebih lanjut, Irawan menjelaskan bahwa banyak situs-situs heritage di Kota Malang yang kurang diketahui oleh masyarakat. Padahal situs tersebut sangat dengan dengan mereka, salah satunya Pasar Oro-oro Dowo.

Baca Juga:
Billboard Film 'Aku Harus Mati' JPO Kayutangan Dicopot, Disnaker-PMPTSP Kota Malang Tegaskan Tidak Pernah Terbitkan Izin

“Kalau teman-teman tahu, bangunan tersebut sudah ada dan didirikan oleh Belanda sejak 1932 silam,” jelasnya.

Irawan juga sempat memaparkan terkait ciri dan fisik dari bangunan Pasar Oro-oro Dowo. Menurutnya, bangunan itu terlihat unik dan menarik. Misalnya saja susunan-susunan batu yang dijadikan tembok. Pun dengan kayu-kayu khas yang menjadi tiang penyangga atap.

Irawan menegaskan bahwa keberadaan situs heritage atau warisan harus diketahui oleh banyak orang. Kalau belum tahu, mana bisa masyarakat bisa peduli dan beruapaya merawatnya dengan baik.

“Maka, perlu adanya penjelasan dan penyuluhan yang baik ke masyarakat bahwa penting menjaga tempat-tempat heritage di Malang. Saya juga mengapresiasi pemerintah Kota malang yang dengan serius mnejaga situs-situs ini. Apalagi dengan adanya surat keputusan (SK) terkait cagar budaya,” tuturnya.

Baca Juga:
Tuwuh Hotel Hadir dengan Konsep Heritage Modern di Kawasan Kayutangan Malang

Terakhir, Irawan juga berpesan kepada masyarakat, khususunya anak-anak muda untuk saling bahu membahu mengatasi dan menjalankan upaya ini. Bukan hanya dirawat dan peduli, tapi juga bsia mengembangkannya menjadi potensi wisata yang menarik. Sehingga juga bisa mendatangkan keuntungan bagi warga sekitar serta dapat diketahui oleh banyak orang di luar Malang.

Pada kesempatan yang sama, hadir pula salah satu tim Bersukaria Tour Organizer yang fokus pada pariwisata heritage, Nida Arub Majida. Ia menyampaikan bahwa sektor wisata heritage memiliki daya tarik tersendiri. Utamanya bagi mereka yang mendalami sejarah. Bukan hanya turis lokal saja, bahkan juga mancanegara.

“Selain untuk pariwisata, situs-situs heritage ini nyatanya juga menajdi saksi bisu sejarah yang terjadi di lokasi tersebut. Makanya, perlu adanya upaya serius dalam merawat dan melindunginya. Sehingga nanti, anak-anak muda juga bisa tahu sejarah panjang dan penting daerah tersebut, termasuk situs-situs yang ada di Malang,” pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Administrasi Lolos, Partai Prima Tinggal Verifikasi Faktual

Baca Selanjutnya

Kunjungi Mojokerto, Khofifah Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Tags:

Voluptaria Kayutangan Heritage

Berita lainnya oleh Nata Yulian

Arbi Melempem di Moto3 GP Catalunya, Konsisten di Posisi Buncit

26 Mei 2024 06:06

Arbi Melempem di Moto3 GP Catalunya, Konsisten di Posisi Buncit

26 Tahun Reformasi, Puguh Wiji Pamungkas Sebut Momentum Menguatkan Kepercayaan Rakyat

22 Mei 2024 03:08

26 Tahun Reformasi, Puguh Wiji Pamungkas Sebut Momentum Menguatkan Kepercayaan Rakyat

9 Lowongan Kerja Sepekan: Kesempatan Gabung Kemenkes dan Kominfo

20 Mei 2024 04:52

9 Lowongan Kerja Sepekan: Kesempatan Gabung Kemenkes dan Kominfo

Trending Sepekan: Deklarasi Antikorupsi Pemkab Sidoarjo Disorot Kejaksaan hingga Skenario Terburuk Gempa Megatrust Pacitan

19 Mei 2024 12:09

Trending Sepekan: Deklarasi Antikorupsi Pemkab Sidoarjo Disorot Kejaksaan hingga Skenario Terburuk Gempa Megatrust Pacitan

9 Lowongan Kerja Sepekan: UMS Cari Dosen Tetap, PT Pelni Buka 3 Posisi

12 Mei 2024 11:28

9 Lowongan Kerja Sepekan: UMS Cari Dosen Tetap, PT Pelni Buka 3 Posisi

Mimpi Timnas Sepak Bola Indonesia Tampil di Olimpiade Paris 2024 Pupus

9 Mei 2024 15:36

Mimpi Timnas Sepak Bola Indonesia Tampil di Olimpiade Paris 2024 Pupus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H