KETIK, SERANG – Pelantikan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) dan Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Banten menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi organisasi kepanduan dengan program pembangunan pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan dan pembinaan karakter generasi muda.

Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Budi Waseso, melantik langsung jajaran pengurus Mabida Banten masa bakti 2025–2030 serta pengurus Kwarda dan Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwarda Banten masa bakti 2026–2031 di Pendopo Gubernur Banten KP3B, Jumat (8/5/2026).

Ketua Mabida Pramuka Banten yang juga Gubernur Banten, Andra Soni, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan daerah maupun nasional.

Menurut Andra, Pramuka tidak hanya menjadi wadah pendidikan karakter, tetapi juga dapat berperan aktif dalam berbagai program sosial kemasyarakatan, termasuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Pramuka harus hadir di tengah masyarakat sebagai motor penggerak pembangunan. Saat ini kita sedang menyemai bibit tanaman yang nantinya akan disebarluaskan kepada masyarakat. Kita menanam hari ini untuk masa depan,” ujar Andra Soni.

Baca Juga:
Setengah Juta Pelamar Manajer Kopdes Tercatat Lolos Administrasi, 4.171 Orang Gugur

Ia menambahkan, semangat gotong royong dan kemandirian yang selama ini menjadi nilai dasar Gerakan Pramuka sangat relevan dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua Kwarda Banten, Suwaib Amiruddin, mengajak seluruh jajaran pengurus baru untuk memperkuat solidaritas organisasi dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

“Semangat kekeluargaan dan kebersamaan adalah kekuatan utama Gerakan Pramuka. Karena itu, seluruh pengurus harus mampu menjadi teladan serta aktif mendukung kebijakan pembangunan pemerintah pusat maupun daerah,” kata Suwaib.

Menurutnya, Pramuka memiliki peran besar dalam membangun generasi muda yang disiplin, peduli sosial, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Baca Juga:
Pelantikan PK dan Rakerda Partai Golkar Situbondo Perkuat Konsolidasi dan Strategi Politik

Di kesempatan yang sama, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, menilai Pramuka merupakan pendidikan karakter nonformal yang paling lengkap karena mampu membentuk pribadi yang disiplin, kreatif, mandiri, dan pantang menyerah.

“Gerakan Pramuka adalah kekuatan besar yang dimiliki bangsa ini. Kita harus mendukung program pemerintah menuju swasembada dan kedaulatan pangan. Pramuka bisa menjadi kekuatan nyata di lapangan,” tegas Budi Waseso.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran Pramuka dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba yang menyasar generasi muda.

“Anak-anak muda harus dibentengi dengan pendidikan karakter yang kuat. Pramuka harus menjadi garda terdepan dalam menjaga generasi bangsa dari bahaya narkoba dan pengaruh negatif lainnya,” ujarnya.

Pelantikan tersebut sekaligus menegaskan komitmen Gerakan Pramuka Banten dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mendukung pembangunan daerah berbasis pendidikan karakter, ketahanan sosial, dan kemandirian pangan.(*)