KETIK, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengarahkan revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Penataan ulang kawasan tersebut bertujuan membuat Monas lebih nyaman dikunjungi sekaligus memperkuat nilai sejarah dan edukasi bagi masyarakat.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, selain memperbaiki kawasan Monas, Prabowo juga menginginkan pembangunan Museum Agung Nasional atau Grand National Museum di kawasan tersebut.

“Setelah selesainya revitalisasi Galeri Nasional dan Museum Gajah, Bapak Presiden ingin Indonesia memiliki museum berskala besar yang menjadi pusat sejarah, pendidikan, hiburan, dan rekreasi, khususnya bagi para pelajar dan generasi muda,” ujar Teddy.

Menurut Teddy, pembangunan museum tersebut diharapkan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal sejarah Indonesia sekaligus menjadi tempat edukasi dan rekreasi keluarga.

Prabowo juga ingin kawasan Monas semakin nyaman dan indah bagi masyarakat yang berkunjung.

Baca Juga:
Irjen Slamet Uliandi Diduga Beri Izin Irjen Ahrie Sonta Hapus Hasil File Sadapan Presiden Prabowo

Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga memperkuat fungsi Monas sebagai salah satu ikon sejarah nasional.

“Bapak Presiden berkeinginan agar revitalisasi kawasan Monas, stasiun Gambir, pembangunan Grand Museum, serta pengembangan layanan kereta api di Bali tidak hanya menghadirkan fasilitas publik yang lebih baik, tapi juga menjadi nation pride atau kebanggaan nasional,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:
Presiden Prabowo Berhentikan Listyo Sigit, Tunjuk Ariyo Windutomo Jabat Plt KSP