Potensi Wakaf Belum Optimal, Pengamat: Edukasi Perlu Ditingkatkan

Jurnalis: Fitra Herdian
Editor: Mustopa

8 Jul 2025 16:57

Thumbnail Potensi Wakaf Belum Optimal, Pengamat: Edukasi Perlu Ditingkatkan
(kiri ke kanan) Ketua ACR Iman Supriyono, Prof Raditya Sukmana Guru Besar Wakaf Unair, Ketua Puspas UNAIR Dr. Wisudanto di Ruang 205 FEB, UNAIR, Selasa, 8 Juli 2025. (Foto: Fitra/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Bagi sebagian orang, mendengar kata wakaf adalah menyerahkan sebagian harta benda untuk dimanfaatkan bagi kepentingan umum atau amal, dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah.

Wakaf biasanya juga diperuntukkan untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti tempat ibadah musala, makam, masjid dan lain sebagainya. Namun ternyata, peruntukan wakaf tidak hanya sebatas itu. Wakaf juga bisa menjadi salah satu instrumen keuangan Islam.

Prof. Dr. Raditya Sukmana SE., MA - Guru Besar Wakaf UNAIR menjelaskan, instrumen keuangan Islam yang sudah berjalan seperti, bank syariah, sukuk, dan lain sebagainya.

"Wakaf ini termasuk yang agak terlambat dalam diskusi wacana yang berkembang, seperti, pertama bank syariah, zakat, dan lain sebagainya," kata Prof Raditya kepada Ketik, Selasa, 8 Juli 2025 di Unair.

Baca Juga:
Pendaftaran Jalur Mandiri Unair 2026 Dibuka: Ini Jadwal, Syarat dan Cara Daftarnya

Kendati terlambat, menurutnya, potensi wakaf dalam pemanfaatan ekonomi sangat besar. Terlebih wakaf sudah masuk dalam P2SK yang masuk dalam perbankan syariah.

"Wakaf itu bisa untuk asuransi, bisa untuk pasar modal, sukuk, dan lain sebagainya. Artinya wakaf bisa masuk kemana-mana. Masyarakat sudah belajar, ini yang patut kami apresiasi. Walaupun masih banyak sekali masyarakat yang belum paham wakaf," jelasnya.

Dari tren kenaikan wakaf, Prof Raditya menjelaskan, wakaf tidak seperti instrumen Islam lainnya, seperti bank syariah.

"Asetnya (wakaf) belum bisa diidentifikasi dengan jelas. Tapi kami tetap mengapresiasi Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Bank Indonesia yang sudah mendata. Kalau potensi wakaf Rp 180 triliun per tahun. Tapi ini masih jauh. Maka dari itu perlu edukasi," sambungnya.

Baca Juga:
Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Universitas Airlangga, sebagai salah satu kampus di Surabaya, telah memanfaatkan wakaf dalam sektor riil.

Ketua Pusat Pengelolaan Dana Sosial (Puspas) UNAIR, Dr. Wisudanto, SE., MM., CFP menjelaskan, setidaknya ada 5 bentuk usaha yang telah dibangun dari dana wakaf. Dimana saat ini telah dikelola oleh Nazir wakaf, pihak yang menerima, mengelola, dan mengembangkan harta benda sesuai peruntukannya.

Kelima usaha itu adalah Griya Khadijah, GK, Berkah Laundry, dan Griya Khadijah Katering. "Dari situ kami pernah menerima pesanan 7.000 paket nasi Ramadan 2024," kata Wisudanto.

Ia menjelaskan, mengelola dana wakaf sangat beragam. Tergantung dari kebutuhan ditempat tersebut.

Wujud wakaf tidak dalam bentuk benda dan bangunan dilakukan oleh Perkumpulan Alkhirrijun Cendikia Raya (ACR).

Wujud wakaf dari ACR adalah memberikan beasiswa kepada dua mahasiswa UNAIR. Mereka merupakan alumni SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun. Kedua mahasiswi itu adalah, Tunjung Kusuma Sakti, mahasiswi semeter 6 Fakultas Kedokteran dan Amreta Laras Pertiwi, mahasiswi semester 4 Fakultas Ilmu Budaya, Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia.

"Doa kami bagi bapak ibu di ACR, cita-citanya sebelum 7 pendiri meninggal dunia, sudah memberikan beasiswa ke adik-adik berprestasi," kata Ketua ACR Iman Supriyono. (*)

Baca Sebelumnya

PPJI Surabaya Ajak Anak Muda Jadi Petani Modern

Baca Selanjutnya

Dahlan Iskan Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Klaim Belum Terima Surat Resmi

Tags:

Unair acr beasiswa acr wakaf usaha wakaf prof Raditya Universitas Airlangga

Berita lainnya oleh Fitra Herdian

Jumlah Penumpang Bandara Juanda Naik 4 Persen, 3 Negara Ini Jadi Favorit

15 April 2026 16:11

Jumlah Penumpang Bandara Juanda Naik 4 Persen, 3 Negara Ini Jadi Favorit

2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

14 April 2026 19:26

2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

Lengkap! Ini Jadwal Seleksi Lowongan Kerja BLUD RSUD Dr Soetomo

14 April 2026 15:43

Lengkap! Ini Jadwal Seleksi Lowongan Kerja BLUD RSUD Dr Soetomo

BLUD RSUD Dr Soetomo Buka 31 Lowongan Pekerjaan, Cek Daftarnya di Sini!

14 April 2026 14:30

BLUD RSUD Dr Soetomo Buka 31 Lowongan Pekerjaan, Cek Daftarnya di Sini!

Persiapan Hadapi Madura United, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

14 April 2026 14:21

Persiapan Hadapi Madura United, Persebaya Surabaya Krisis Pemain

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

14 April 2026 12:20

RSUD Dr Soetomo Buka Lowongan Kerja, Pendaftaran Buka Hanya 3 Hari!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar