KETIK, MALANG – Pos pantau untuk mencegah aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Veteran mulai dilonggarkan. Saat ini, Satpol PP Kota Malang mengharapkan adanya program pemberdayaan masyarakat melalui Kampung Lingkar Kampus (KLK).
Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, menjelaskan pihaknya telah mengurangi jumlah personel yang berjaga di kawasan tersebut. Jika setelah pelonggaran PKL tetap tertib dan tidak kembali berjualan di sepanjang Jalan Veteran, personel akan ditarik. Sebaliknya, jika PKL kembali berjualan, personel akan kembali disiagakan.
"Tapi ini sebenarnya jangka pendek. Untuk jangka menengah, sedang kami susun bersama teman-teman Universitas Brawijaya melalui program pemberdayaan masyarakat lingkar kampus," ujarnya, Sabtu, 11 Juli 2026.
Heru menegaskan bahwa masyarakat tidak dilarang untuk berjualan. Namun, sepanjang Jalan Veteran merupakan kawasan yang harus steril dari aktivitas PKL.
"Saya tidak melarang orang berusaha atau berjualan. Tetapi, kita mengembalikan fungsi jalan. Jadi, ketika PKL berjualan di Jalan Cipayung, kami tidak akan menertibkannya. Yang penting, Jalan Veteran sebagai jalan utama tidak terganggu," katanya.
Baca Juga:
5 Rumah Makan Chinese Food Halal di Kota Malang yang Wajib DikunjungiPos pantau tersebut akan terus disiagakan hingga masa penerimaan mahasiswa baru. Keberadaan pos itu juga menjadi langkah awal sambil menunggu implementasi program pemberdayaan masyarakat lingkar kampus dari Universitas Brawijaya.
"Makanya ini sebenarnya pemanasan. Mudah-mudahan UB segera menjalankan program pemberdayaan masyarakat lingkar kampus sehingga bisa berkelanjutan," sebutnya.
Setelah menyasar kawasan Jalan Veteran, Satpol PP Kota Malang juga akan melanjutkan penertiban di Jalan Surabaya. Pasalnya, ruas jalan tersebut selama ini kerap dipadati lalu lintas kendaraan sekaligus aktivitas PKL.
"Kami akan mencoba penertiban di Jalan Surabaya terlebih dahulu. Untuk kawasan Kayutangan Heritage juga dilakukan secara simultan. Sedangkan kawasan Stasiun Kota Malang masih menunggu proses revitalisasi dari pihak stasiun karena aset tersebut merupakan kewenangan mereka. Nantinya mereka akan menertibkan aset di Jalan Trunojoyo," pungkasnya.