Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadi Eco Pesantren Percontohan Jatim

Jurnalis: Isa Anshori
Editor: Aziz Mahrizal

17 Nov 2025 19:47

Thumbnail Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadi Eco Pesantren Percontohan Jatim
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur melaksanakan verifikasi daring program Eco Pesantren di Ponpes Wali Barokah, Kediri, Senin 17 November 2025. (Foto: Ponpes Wali Barokah)

KETIK, KEDIRI – Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah menjadi salah satu yang dipercaya mewakili Kediri dalam program Eco Pesantren tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025. Penunjukan ini sekaligus menunjukkan komitmen kuat pesantren tersebut dalam membangun budaya ramah lingkungan di kalangan santri dan pengurus.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Timur melaksanakan verifikasi daring terhadap penerapan program Eco Pesantren di Ponpes Wali Barokah, Senin, 17 November 2025. Verifikasi dilakukan secara daring yang diikuti oleh DLHKP Kota Kediri serta jajaran pimpinan ponpes.

Dalam proses verifikasi tersebut, total 10 bidang penilaian lingkungan diperiksa secara mendalam. Bidang-bidang itu mencakup kebersihan kamar mandi, pengelolaan asrama, Tempat Penampungan Sementara (TPS), ruang pembibitan tanaman, perpustakaan, kantin, pemanfaatan energi alternatif, PLTSA (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah), biopori, hingga fasilitas resapan air.

Wakil Pimpinan Ponpes Wali Barokah, Agung Riyanto, menyampaikan bahwa program Eco Pesantren sejatinya bukan hal baru. Sejak awal, pendiri Ponpes Wali Barokah telah mendesain kawasan pesantren agar memiliki sistem pengelolaan lingkungan yang terintegrasi.

Baca Juga:
Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

"Kegiatan yang berkaitan dengan kebersihan dan kepedulian lingkungan sudah menjadi kebiasaan harian para santri. Program Eco Pesantren ini justru sejalan dengan budaya pondok yang sudah lama berjalan," jelas Agung.

Dia menambahkan bahwa tujuan utama Eco Pesantren adalah mengintegrasikan seluruh aktivitas pesantren dengan prinsip-prinsip kelestarian lingkungan. Mulai dari pengelolaan sampah menuju zero waste, menjaga sanitasi, hingga pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Dari sisi kesiapan, Ponpes Wali Barokah mengaku telah menyiapkan seluruh titik verifikasi secara maksimal. Hal ini juga didampingi langsung oleh DLHKP Kota Kediri. Para santri dan pengurus turut terlibat dalam seluruh proses pemeliharaan lingkungan sehingga kegiatan tidak hanya bersifat seremonial.

Agung berharap, hasil penilaian nanti dapat memberikan nilai terbaik bagi Ponpes Wali Barokah. Lebih dari itu, ia ingin konsep Eco Pesantren yang diterapkan ponpes bisa menjadi contoh bagi pesantren lain di Kediri maupun Jawa Timur.

Baca Juga:
KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

"Program yang baik tidak ada salahnya ditiru. Kami juga siap melakukan studi banding untuk terus menyempurnakan pengelolaan lingkungan di pondok,"harapnya. 

Pengawas Lingkungan Hidup DLHKP Kota Kediri, Ridwan Salimin, menegaskan bahwa Ponpes Wali Barokah merupakan salah satu pesantren yang sudah lama menerapkan budaya bersih dan tertib lingkungan. Alhasil, pendampingan dari dinas disebutnya tidak terlalu berat.

"Kami melihat pengelolaan lingkungan sudah berjalan baik. Santri terlibat aktif, pengurus juga mendukung penuh. Jadi tidak banyak hal mendasar yang perlu diperbaiki," ujar Ridwan.

Selain itu, Ponpes Wali Barokah juga memiliki program kemandirian, salah satunya One Pesantren One Product (OPOP), seperti unit usaha Alkomar Bakery. Program ini menjadi bagian dari konsep eco yang menekankan kemandirian ekonomi berkelanjutan.

Verifikasi lapangan berikutnya akan dilaksanakan hingga akhir November 2025. Panelis dari DLH Jatim akan menilai langsung berbagai titik peninjauan secara hybrid baik melalui kunjungan data maupun pemantauan daring.

Verifikasi tersebut turut dihadiri KH Sunarto selaku Pimpinan Ponpes Wali Barokah, Wakil Pimpinan, Agung Riyanto, para pengurus ponpes, serta perwakilan DLHKP Kota Kediri. Mereka berharap program Eco Pesantren dapat menjadikan lingkungan pondok sebagai tempat belajar, beribadah, dan membangun karakter santri secara lebih sehat, bersih, dan berkelanjutan. (*)

Baca Sebelumnya

Bassam Kasuba Anggap Perbedaan Pendapat Soal Empat Kades Sebagai Hal Wajar

Baca Selanjutnya

Operasi Zebra Semeru 2025 Polres Batu, Sasar Tujuh Pelanggaran

Tags:

Ponpes Wali Barokah Kediri kediri DLH Jatim Eco pesantren Pesantren wali barokah Pesantren Wali barokah

Berita lainnya oleh Isa Anshori

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

12 April 2026 18:54

Perluas Gerakan, IKAPMII Kediri Raya Kukuhkan 29 PAC di Seluruh Wilayah

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

12 April 2026 16:47

KONI Kediri Bidik Lima Besar Porprov Jatim 2027, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Regulasi Atlet

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

7 April 2026 14:52

Bupati Kediri Mas Dhito Tekankan Pentingnya Profesionalitas Pengelolaan KDKMP Supaya Bertahan

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

6 April 2026 15:25

Dandim Kediri Sowan ke Ponpes Wali Barokah, Perkuat Semangat Bela Negara Kalangan Santri

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

4 April 2026 20:14

Tasyakuran Hari Jadi ke-1222 Kabupaten Kediri, Bupati Mas Dhito Harap Ayem Tentrem

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

2 April 2026 19:22

Lantik 156 PNS, Bupati Kediri Mas Dhito Ingatkan Profesionalisme dan Larang Salahgunakan Wewenang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar