Polrestabes Surabaya Tangkap Komplotan Copet Asal Malang, Gasak 15 Handphone di Pesta Rakyat Grahadi

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Rahmat Rifadin

21 Agt 2025 09:01

Thumbnail Polrestabes Surabaya Tangkap Komplotan Copet Asal Malang, Gasak 15 Handphone di Pesta Rakyat Grahadi
Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKP Rahmad Aji Prabowo saat dikonfirmasi di Mapolrestabes Surabaya, Kamis, 21 Agustus 2025. (Foto: Khaesar/Ketik)

KETIK, SURABAYA – Di balik gelaran Pesta Rakyat HUT Ke-80 RI di depan Gedung Negara Grahadi, Senin, 18 Agustus 2025 banyak masyarakat mengalami kecopetan. Tak tinggal diam, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Surabaya bergerak cepat menangkap komplotan copet yang terdiri dari 6 orang tersangka yang beraksi di acara itu.

Enam tersangka berinisial DA, ST, WR, AK, AR, dan DK. Semua pelaku warga Malang. Mereka berhasil mencuri 15 ponsel milik para korban.

"Betul keenam pelaku kami tangkap setelah kami mendapatkan informasi dari salah seorang penonton yang kehilang ponsel saat menonton konser," jelas Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKP Rahmad Aji Prabowo saat dikonfirmasi, Kamis, 21 Agustus 2025.

Saat itu, usai mendapati informasi tersebut, Tim Resmob Polrestabes Surabaya langsung menyebar ke sejumlah titik di sekitaran TKP untuk mengidentifikasi para pelaku dan menangkap mereka.

Baca Juga:
Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

"Penyelidikan kita sebar di semua titik yang pada akhirnya kita temukan yang terindikasi bahwa orang tersebut melakukan pencopetan. Sehingga setelah dilakukan penyelidikan, dibuntuti dan langsung kita amankan," ujar AKP Rahmad.

Komplotan tersebut menjalankan aksinya cukup terstruktur dengan berbagi peran. Ada yang menjadi eksekutor hingga pengalih perhatian korban. Sehingga bisa mencuri belasan ponsel.

"Ya, enam orang tersebut merupakan satu grup. satu kelompok dengan modus ada yang menjadi eksekutor, ada yang menjadi pengalih perhatian," imbuhnya.

Terkait dengan kasus pencurian ponsel saat Pesta Rakyat ini, Rahmad menyebut baru empat orang yang membuat laporan resmi ke polisi.

Baca Juga:
Armuji Penuhi Panggilan Polisi, Ini Penjelasan Wawali Surabaya

"Kemudian terkait dengan BB (barang bukti) yang kita amankan dari pelaku yaitu sejumlah 15 handphone. Dari 15 handphone ini baru ada empat laporan polisi yang sudah masuk," ujarnya.

Untuk itu polisi mengimbau bagi masyarakat yang merasa menjadi korban pencopetan saat Pesta Rakyat kemarin bisa mendatangi Satreskrim Polrestabes Surabaya dengan membawa box ponsel dan nomor telepon.

"Kemudian masih ada 11 handphone yang belum ada laporan. Jadi sekaligus kita himbau kepada warga masyarakat. Bagi yang merasa kehilangan handphone atau kecopetan pada saat pesta pesta rakyat di gedung Grahadi, silakan dapat menghubungi atau melapor ke Satreskrim Polrestabes Surabaya," katanya.

Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap apakah para pelaku ini merupakan komplotan copet saat konser dan sudah beraksi di mana saja.

Komplotan copet tersebut kini sudah ditahan di Polrestabes Surabaya, akibat perbuatannya, mereka disangkakan Pasal 363 Ayat 1 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. "Dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Agus Agus Bersaudara Indonesia, Warna Baru Komunitas di Trenggalek

Baca Selanjutnya

Pelita Air Terbang Perdana Gunakan Bahan Bakar Minyak Jelantah

Tags:

Polrestabes Surabaya Copet di Pesta Rakyat Gedung Negara Grahadi kejahatan di Surabaya kriminal di Surabaya

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar