Polrestabes Surabaya Selidiki Kejiwaan Pelaku KDRT 28 Tahun di Sambikerep

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Aziz Mahrizal

21 Jun 2025 20:52

Thumbnail Polrestabes Surabaya Selidiki Kejiwaan Pelaku KDRT 28 Tahun di Sambikerep
Nur Hidayat tega menganiaya istri dihadapan anak-anaknya, Senin, 16 Juni 2025. (Foto: tangkapan layar video)

KETIK, SURABAYA – Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menjerat Nur Hidayat (49) di Sambikerep, Surabaya, tak hanya berakhir pada penetapan tersangka. Pihak kepolisian melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya berencana mendalami motif dan perilaku pelaku dengan memeriksa kondisi kejiwaannya. 

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, mengatakan bahwa pemeriksaan ini diharapkan dapat mengungkap akar kekerasan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

"Kami akan lakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap tersangka, kenapa dia selalu melakukan kekerasan terhadap korban," katanya, Sabtu, 21 Juni 2025.

Polisi juga menyelidiki apakah pelaku melakukan KDRT tersebut hanya kepada istrinya, atau anak-anaknya turut menjadi korban

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

"Masih kami dalami itu," ucap AKBP Edy.

Pemeriksaan kejiwaan ini menjadi sangat penting mengingat pengakuan korban, Indah Novita (49), yang menyebut kekerasan sudah terjadi sejak awal pernikahan mereka di tahun 1997, atau sekitar 28 tahun silam. Indah memilih bungkam karena takut, menahan derita kekerasan yang kerap dipicu oleh perbedaan persepsi dan masalah keuangan.

"Kalau dilihat dari perjalanan pernikahan antara korban dengan pelaku yaitu menikah sejak tahun 1997, maka aksi KDRT yang terjadi sudah sekitar 28 tahun yang lalu," jelasnya.

Selain Nur Hidayat, kondisi psikis korban, Indah Novita, juga akan menjalani pemeriksaan. AKBP Edy menambahkan bahwa saat ini kondisi psikis korban sudah stabil dan ia berada di rumah bersama anak-anaknya.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Seperti diberitakan, insiden terakhir yang menyeret Nur Hidayat ke jeruji besi terjadi pada Senin, 16 Juni 2025. Kekerasan bermula saat Indah meminta uang belanja Rp100 ribu untuk membeli kebutuhan dapur.

Permintaan tersebut justru memicu amarah Nur Hidayat yang lantas mendorong wajah korban hingga hampir terjatuh, menyeret tangan, menjambak, dan memukul Indah. Teriakan Indah yang meminta tolong akhirnya dilerai oleh anaknya, Mayra, yang kemudian merekam kejadian tersebut hingga videonya viral.(*)

Baca Sebelumnya

Terpilih Untuk Kedua Kalinya Sebagai Ketua PWI Pinrang Ini Pesan Muhammad Nur

Baca Selanjutnya

Isu Teror Bom Jemaah Haji Debarkasi Surabaya, PPIH: Semua dalam Kondisi Sehat

Tags:

KDRT Sambikerep Sambikerep Polrestabes Surabaya surabaya KDRT

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar