KETIK, MALANG – Polresta Malang Kota mengambil langkah strategis dalam menjaga serta memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan keagamaan.

Sebanyak 57 Da'i Kamtibmas resmi dilantik untuk menjadi mitra kepolisian dalam membangun kesadaran hukum, mencegah potensi gangguan keamanan serta menjaga kerukunan hingga tingkat kelurahan. 

Pengukuhan yang dilaksanakan pada Rabu, 4 November 2026 tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi didampingi Wakapolresta Malang Kota, AKBP Alex Sandy Siregar.

Pelantikan dilakukan secara simbolis melalui penyematan jas seragam berwarna cokelat kepada Ketua Da'i Kamtibmas, Mochamad Soleha dan Wakil Ketua, Winardi. 

Diketahui, ke-57 Da'i Kamtibmas ini merupakan perwakilan dari berbagai wilayah yang mencakup seluruh kelurahan di Kota Malang. Diharapkan, mereka bisa memperluas jangkauan pembinaan masyarakat melalui pesan-pesan keagamaan yang sejuk dan mengedepankan nilai toleransi serta persatuan.

Baca Juga:
Viral Guru Diduga Buka Jilbab Siswi SMKN 4 Malang, Kepala Sekolah Angkat Bicara

Kombes Danang mengatakan, pembentukan Da'i Kamtibmas menjadi bagian dari Polisi Bersama Masyarakat untuk meningkatkan kamtibmas. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat termasuk para tokoh agama. 

"Da'i Kamtibmas menjadi mitra kepolisian dalam membangun keamanan melalui pendekatan agama. Para da'i ini bisa menyampaikan pesan-pesan kedamaian, memperkuat persaudaraan, meningkatkan kesadaran hukum, serta mengajak masyarakat aktif menjaga kamtibmas," ujarnya kepada Ketik.com. 

Selain itu, keberadaan para da'i diharapkan bisa membantu untuk mendeteksi sejak dini potensi permasalahan sosial, mencegah perselisihan, serta mengantisipasi pengaruh negatif yang dapat mengganggu stabilitas keamanan. 

"Dalam pelaksanaannya, Da'i Kamtibmas memiliki peran sebagai mitra kami dalam pembinaan. Baik melalui kegiatan dakwah, terutama dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama," terangnya. 

Baca Juga:
Santiaji Pancasila II UM Soroti Ancaman Kemunduran Demokrasi, Inayah Wahid Ikut Angkat Suara

Di sisi lain, kehadiran Da'i Kamtibmas juga menjadi garda terdepan dalam menangkal penyebaran berita bohong dan paham radikalisme.

Untuk memastikan program berjalan secara berkelanjutan, Polresta Malang Kota akan menggelar pertemuan rutin dengan Da'i Kamtibmas tiap tiga bulan sekali sebagai sarana evaluasi.

"Kami berharap, adanya Da'i Kamtibmas dapat lebih bijak dalam penyampaian solusi, mampu mencegah konflik sosial, serta merukunkan warga dari berbagai latar belakang," tandasnya. (*)