Polres Madiun Kota Kantongi 3 Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Gerombolan OTK

Jurnalis: Ian Alfatih
Editor: Mustopa

26 Mei 2024 12:31

Thumbnail Polres Madiun Kota Kantongi 3 Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Gerombolan OTK
Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto , S.I.K., M.H.

KETIK, MADIUN – Kasus penganiayaan dan pengerusakan sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Kota Madiun beberapa waktu lalu mulai menemui titik terang.

Polisi telah mengantongi sejumlah nama terduga pelaku. Hal itu didapat dari pemeriksaan 17 orang saksi hingga mengarah pada terduga pelaku.

"Masih dalam proses pengembangan perkara, memang sudah ada indikasi ke sana (terduga pelaku) dan sudah kami lakukan pemeriksaan serta pendalaman," ungkap Kapolres Madiun Kota AKBP Agus Dwi Suryanto.

Kapolres menambahkan penyidik satreskrim masih bekerja untuk mengungkap dalang peristiwa yang melukai tujuh orang pada Minggu (19/5/2024) dini hari lalu itu. Tak hanya itu, insiden juga berbuntut pengerusakan kios di Jalan Kalasan, Kelurahan Patihan, Manguharjo.

Baca Juga:
Tidak Anti Kritik, DPMPTSP Kota Madiun Gandeng Pengusaha Minta Saran dan Masukkan

Kapolres menyebut tak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pelaku lain. Karenanya, saat ini polisi tengah melakukan pengembangan untuk memburu terduga pelaku lainnya untuk ditindaklanjuti.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan pengungkapan kasus kepada kepolisian," tuturnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Madiun Kota AKP Sujarno mengatakan, petugas sudah meminta keterangan setidaknya kepada 17 orang saksi sejauh ini. Dari keterangan belasan saksi tersebut mengerucut tiga nama terduga pelaku.

Pihaknya juga mulai melakukan pendalaman perkara guna menyimpulkan siapa pelakunya. Termasuk menggali keterangan salah seorang yang diduga sebagai panitia acara hari jadi salah satu komunitas yang disinyalir menjadi awal mula insiden tersebut.

Baca Juga:
Rutin! Plt Wali Kota Madiun Nggowes Cek Kondisi di Lapangan

"Ada sekitar 17 saksi yang kami mintai keterangan. Yang jelas kami terus berupaya untuk menentukan dan membuat terang siapa pelaku masalah ini," ujarnya.

Seperti diberitakan, kasus penganiayaan dan pengrusakan bermula pasca sekelompok OTK menghadiri acara perayaan hari jadi komunitas yang digelar di Sugar Daddy Cafe, Jalan Yos Sudarso.

Kejadian tersebut mengakibatkan tujuh orang luka-luka. Tiga di antaranya mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kota Madiun.

"Yang pasti Pak Kapolres sudah membentuk tim untuk mengungkap kasus ini. Kami mohon masyarakat untuk bersabar," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Puluhan Bus Wisata yang Masuk ke Kota Batu Tak Laik Operasi

Baca Selanjutnya

KPU Kota Madiun Lantik 81 Anggota PPS untuk Pilkada 2024

Tags:

STK Winongo Kota Madiun Penganiayaan OTK Patihan

Berita lainnya oleh Ian Alfatih

Waspadai Pita Cukai Palsu, Satpol PP- Bea Cukai-Damkar Gelar Sisak Gabungan

26 Agustus 2024 12:00

Waspadai Pita Cukai Palsu, Satpol PP- Bea Cukai-Damkar Gelar Sisak Gabungan

Sinergi Berantas Peredaran Rokok Tanpai Cukai di Magetan

12 Agustus 2024 11:00

Sinergi Berantas Peredaran Rokok Tanpai Cukai di Magetan

Satpol PP, Bea Cukai dan Polres Magetan Kian Aktif Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Warung dan Toko

17 Juli 2024 05:52

Satpol PP, Bea Cukai dan Polres Magetan Kian Aktif Operasi Pemberantasan Rokok Ilegal di Warung dan Toko

Angka Kemiskinan Kota Madiun Terendah Keempat di Jawa Timur

27 Mei 2024 10:49

Angka Kemiskinan Kota Madiun Terendah Keempat di Jawa Timur

Polres Madiun Kota Kantongi 3 Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Gerombolan OTK

26 Mei 2024 12:31

Polres Madiun Kota Kantongi 3 Terduga Pelaku Penganiayaan dan Pengrusakan Gerombolan OTK

KPU Magetan Tetapkan Calon Anggota PPS Terpilih Pilkada 2024

25 Mei 2024 05:13

KPU Magetan Tetapkan Calon Anggota PPS Terpilih Pilkada 2024

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar