Polres Jombang Selidiki Dugaan Skandal Potongan Pokir Anggota DPRD PPP

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Rahmat Rifadin

21 Feb 2026 21:50

Thumbnail Polres Jombang Selidiki Dugaan Skandal Potongan Pokir Anggota DPRD PPP
Ilustrasi potongan pokir DPRD Jombang. (Foto: dibuat dengan AI)

KETIK, JOMBANG – Penanganan dugaan pemotongan dana bantuan pokok pikiran (pokir) DPRD Jombang Tahun Anggaran 2026 memasuki babak baru. 

Polres Jombang mulai memperdalam penyelidikan setelah muncul laporan penerima bantuan terkait dugaan potongan Pokir anggota DPRD Jombang, hingga puluhan persen.

Kasus dugaan potongan dana aspirasi anggota DPRD Jombang yang dikaitkan dengan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menjadi perhatian publik karena menyangkut anggaran yang seharusnya diterima masyarakat secara utuh.

Kasat Reskrim Dimas Robin Alexander membenarkan pihaknya telah menurunkan Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) untuk memantau dan menindaklanjuti informasi dugaan pemotongan pokir tersebut.

Baca Juga:
[FOTO] FRMJ Demo Pemkab dan DPRD Jombang: Masyarakat Disuruh Irit BBM, Pejabat Foya-Foya!

“Iya, unit Tipidkor sudah melakukan monitoring. Selanjutnya akan dilaksanakan penyelidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu, 21 Februari 2026.

Ia menegaskan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur. Termasuk kemungkinan pemanggilan pihak-pihak yang disebut dalam laporan, akan bergantung pada perkembangan hasil penyelidikan.

Dalam pengumpulan informasi awal, muncul nama perempuan berinisial LK yang diduga berperan sebagai operator penyaluran pokir. 

Ia disebut bertugas mencarikan yayasan penerima bantuan sekaligus mengoordinasi pencairan dana.

Baca Juga:
DPRD Jombang Cium Dugaan Kegagalan Proyek Pasar Ploso, Konsultan Perencana Merangkap sebagai Pengawas

LK juga diduga menjadi penghubung antara penerima bantuan dengan pihak pengusul pokir.

Sebelumnya, seorang penerima bantuan berinisial AZ (53), pengurus yayasan pondok pesantren di Kecamatan Diwek, mengaku dana pokir yang diterimanya tidak utuh.

Awalnya, proposal diajukan Rp 250 juta, namun yang disetujui dalam anggaran pokir 2026 sebesar Rp 200 juta. Dalam prosesnya, dana tersebut disebut masih kembali dipotong.

“Bantuan dipotong sampai 30 persen. Dari Rp 200 juta, yang diterima sekitar Rp 140 juta. Itu sudah termasuk biaya LPJ dan pajak,” ujarnya.

AZ juga menyebut operator LK diduga mengoordinasi lembaga penerima sekaligus mengumpulkan potongan dana tersebut.

Terpisah, anggota DPRD Jombang dari Fraksi PPP, Junita Erma Zakiyah membantah adanya pemotongan pokir seperti yang dituduhkan.

Ia menegaskan seluruh bantuan pokir yang disalurkan melalui dirinya diberikan tanpa potongan.

“Semua desa penerima bantuan dari saya nol potongan. Bisa dicek langsung ke desa-desa penerima,” tegasnya.

Junita menegaskan, ia juga sudah mendatangi pihak pondok pesantren yang akan menerima dana hibah pokir.

Kedatangannya ini untuk memastikan bahwa tidak ada potongan pada pencairan bantuan Pokir tahun 2026, setelah ramai pemberitaan dugaan potongan dana pokir dari oknum DPRD PPP sebesar 30 persen.

"Hibah pokir itu akan diterima utuh, tapi perlu diingat ada potongan untuk pajak dan SPJ," katanya, Sabtu 21 Februari 2026.

Terkait sosok operator LK, ia mengaku masih perlu memastikan karena dalam satu wilayah desa bisa terdapat beberapa operator penghubung program pokir.

Kasus dugaan pemotongan pokir DPRD Jombang 2026 menjadi sorotan karena menyangkut transparansi penggunaan dana aspirasi rakyat. Aparat penegak hukum menegaskan penyelidikan akan terus dikembangkan untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana dalam kasus ini. (*)

Baca Sebelumnya

Pramuka Jatim Sukseskan Buka Puasa Serentak Bersama Gubernur Khofifah Pecahkan Rekor MURI

Baca Selanjutnya

Pesantren Kilat Lansia Digelar, Plt Wali Kota Madiun Berharap Lansia Sehat dan Produktif

Tags:

DPRD Jombang Pokir DPRD Jombang potongan pokir pokir 2026 dana hibah berita jombang

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

Pemkab Jombang Dituding Tebang Pilih, PKL Ditertibkan tapi Toko Modern Pelanggar Perda Dibiarkan

16 April 2026 11:51

Pemkab Jombang Dituding Tebang Pilih, PKL Ditertibkan tapi Toko Modern Pelanggar Perda Dibiarkan

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

9 April 2026 07:20

Penghentian Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang, DPRD Nilai Ketaatan Perizinan Perusahaan Lemah

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

5 April 2026 14:37

7 Nama Muncul dalam Muscab PKB Jombang 2026, Uji Kompetensi Jadi Penentu Kepemimpinan Partai

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H