KETIK, SIDOARJO – Puncak rangkaian Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur berlangsung meriah dengan gelaran Gema Sholawat di Parkir Timur Gelora Delta Sidoarjo, Minggu, 17 Mei 2026 malam.
Kegiatan yang digelar Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Jawa Timur itu dihadiri kader dari 31 cabang PMII se-Jawa Timur serta masyarakat setempat.
Suasana religius dan penuh kebersamaan terasa sejak awal acara.
Jamaah larut dalam lantunan sholawat bersama Pemuda Bersholawat yang menghadirkan KH. Zulfa Mustofa, Gus Faiz Albar, Habib Abdullah Hamid, Ust Firman Ahsani, serta Grup Hadrah Syauqul Musthofa Sidoarjo.
Ketua PKC PMII Jawa Timur, Mohammad Ivan Akiedozawa, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum harlah bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan ruang refleksi untuk mempertegas keberpihakan PMII terhadap nilai-nilai keumatan dan kebangsaan.
Baca Juga:
Harlah ke-80 Muslimat NU di Masjid Al Akbar, Khofifah Bersama Syeikh Afeefuddin dan 15 Ribu Jemaah Bawa Pesan Perdamaian Dunia“Setiap hari lahir adalah momentum untuk meneguhkan komitmen kita dalam berpihak kepada masyarakat, menjaga nilai-nilai perjuangan, serta merawat tradisi intelektual dan spiritual kader PMII,” ujarnya.
Edo sapaan akrabnya juga menegaskan bahwa kegiatan sholawat tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dan menguatkan nilai-nilai Ahlussunah wal Jamaah di tengah perkembangan zaman.
“Sholawat ini adalah ikhtiar kita bersama untuk menjaga nilai-nilai ahlussunah wal jamaah agar tetap hidup di tengah masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sidoarjo, Fredik Suharto, yang hadir mewakili Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kabupaten Sidoarjo sebagai tuan rumah puncak harlah PMII Jawa Timur.
Baca Juga:
Kala Ihsan Skuter Panik Diminta Nyanyikan Lagu 'Partai Anjing' di Harlah PMII Jatim“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh kader PMII dan tamu undangan yang hadir. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan mempererat ukhuwah,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, KH. Akhmad Jazuli, yang mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa PMII memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.
Menurutnya, usia ke-66 tahun menjadi bukti panjangnya perjalanan PMII dalam mencetak kader-kader yang aktif di berbagai sektor pengabdian masyarakat, pemerintahan, maupun pendidikan.
“PMII harus terus menjadi organisasi kader yang mampu menjaga semangat keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan secara seimbang,” tuturnya.
Acara gema sholawat berlangsung khidmat hingga malam hari dengan pembacaan maulid, doa bersama, dan lantunan sholawat yang diikuti para kader dan masyarakat secara antusias.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian harlah PMII Jawa Timur ke-66 yang sebelumnya diisi Diskusi, Bazar UMKM, dan penampilan musisi Ihsan Skuter dalam sesi spesial performance guest star. (*)