KETIK, SITUBONDO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Situbondo menanggapi soal banyaknya Penerangan Jalan Umum (PJU) solar cell yang padam di Jalan Nasional. Respon itu disampaikan setelah mendapat kritikan dari warga.
Terlebih Solar Cell mati yang berpotensi dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas dan kriminalitas. Soal PJU banyak yang mati ini ditanggapi langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo, Rikwan Sugiharto.
Rikwan Sugiharto mengatakan, PJU solar cell yang terpasang di Jalan Nasional jalur Pantura Situbondo dan jalan menuju arah Bondowoso itu dari Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah 11 Jawa Timur.
"Untuk perawatan dan perbaikan PJU, itu BPTD," ungkap Rikwan kepada ketik.co.id, Jumat, 15 November 2024.
Baca Juga:
Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka PelayananDalam hal ini, Dishub Kabupaten Situbondo akan menindaklanjuti ke BPTD wilayah 11 Jawa Timur. "Secepatnya kita koordinasikan dengan BPTD," tutupnya.
Diketahui, sejumlah warga mengeluh dan mengkritik soal PJU solar cell di sejumlah titik di sepanjang Jalan Nasional di wiilayah Kabupaten Situbondo, banyak yang mati.
PJU tersebut berada di sejumlah titik di sepanjang jalan Arak-arak Bondowoso di Kecamatan Suboh, Nalan Nasional di jalur Pantura Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan.
Bahkan, menurut informasi sementara yang baru dihimpun ketik.co.id, bahwa di jalur Pantura sebelah Timur PLTU Paiton, tidak ada PJU-nya.
Baca Juga:
Putusan PTUN Surabaya Inkracht, Kuasa Hukum Bupati Situbondo Buka SuaraKondisi ini sangat ironis, lantaran ada pembangkit listrik terbesar Jawa-Bali, tapi di sebelah Timur PLTU tersebut tak ada lampu penerangan jalan umumnya.(*)